Potensi Harta Karun Energi di RI Capai 28 Gigawatt

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 20 Jul 2018 10:38 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indonesia terdapat banyak gunung berapi. Oleh karena itu, potensi listrik dari panas bumi atau harta karun energi sangat besar.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, potensi panas bumi mencapai 28.508 MWe (Megawatt electrical) berdasarkan data Badan Geologi. Sementara, cadangan panas bumi mencapai 17.435 MW.

"Kita tahu potensi panas bumi masih besar, potensinya 28 giga watt (GW)," kata dia di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).


Saksikan juga video 'ESDM Apresiasi PT PHE ONWJ dan PT PJB Terapkan Efisiensi Energi':

[Gambas:Video 20detik]



Meski begitu, dia menuturkan panas bumi yang baru dimanfaatkan sebesar 1.948,5 MW. Dia mengatakan, pemerintah terus mendorong energi baru terbarukan ini sehingga mencapai 7.241,5 MW pada 2020.

"Yang baru dimanfaatkan sampai hari ini hari 1.948 MW," ungkapnya.


Rida mengatakan, pemerintah secara bertahap akan meningkatkan kapasitas pembangkit dari panas bumi. Pada tahun 2018 ini akan ada tambahan kapasitas dari COD PLTP Lumut Balai 55 MW di Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian, ada PLTP Sorik Marapi 40 MW di Provinsi Sumatera Utara.

"Pada akhir 2018 mudah-mudahan kita akan menjadi nomor dua di dunia," tutupnya.

Potensi Harta Karun Energi di RI Capai 28 Gigawatt
(ara/ara)