Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 09 Sep 2018 20:43 WIB

Harga BBM Tak Naik Walau Rupiah Loyo, Arcandra: Masih 'Manageable'

Achmad Dwiafriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemerintah menyatakan tak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga akhir tahun. Meski, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Selama ini, Indonesia memang masih mengimpor minyak untuk memenuhi sebagian kebutuhan BBM.

"Solar, Premium, pemerintah masih dalam janji yang sama untuk tidak menaikkan hingga akhir tahun, itu yang diucapkan Pak Menteri juga bahwa kita komitmen untuk tidak menaikkan sampai akhir tahun," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar kepada detikFinance dalam acara Blak-blakan, Jumat (7/9/2018).



Dia mengatakan, penguatan dolar ini memang bukan berarti tak menimbulkan masalah. Terpenting, ujar Arcandra, risikonya bisa dikelola atau tidak.

Menurutnya, penguatan dolar saat ini risikonya masih bisa dikelola sehingga pemerintah tak menaikkan harga BBM.

"Mungkin bahasanya bukan tidak ada masalah, dengan pelemahan rupiah ada masalah, ada, tapi manageable (terkendali)atau tidak, kan bahasanya mitigasi risiko, apakah masih manageable dengan harga saat sekarang, Premium, solar, minyak tanah itu pemerintah merasa sampai saat ini masih manageable," jelasnya.


Sementara itu, Wakil Komisaris Utama PT Pertamina ini juga memberikan catatan. Dia mengatakan, BBM yang diatur oleh pemerintah meliputi Premium, solar dan minyak tanah. Harga BBM lain mengikuti mekanisme pasar.

"Tapi kalau Pertalite, Pertamax, atau Shell itu apa V-Power dan lain-lain itu harga keekonomian silahkan nanti mereka memberitahukan, mereka mau menaikkan harga. Karena selama ini bukan dikontrol pemerintah untuk harganya itu harga keekonomian silakan nanti mengajukan ke kita. Misalnya untuk Pertamax saya mau turun silakan, saya mau naik silakan ada aturan, berapa range yang boleh mereka naikkan," terang Arcandra.



Saksikan juga video 'BBM Naik, Rupiah Melemah, DPR: Akan Ada Multiplier Effect':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com