Follow detikFinance
Rabu, 17 Okt 2018 13:28 WIB

Lampaui Target APBN, Subsidi BBM dan Elpiji Tembus Rp 54 T

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja subsidi energi sampai September 2018 jebol dari pagu yang dianggarkan pemerintah. Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan jebolnya anggaran subsidi terjadi pada sektor bahan bakar minyak (BBM) dan gas.

"Kenaikan realisasi subsidi ini karena kita membayar tunggakan yang sudah diaudit BPK sebesar Rp 12 triliun," kata Askolani saat konferensi pers APBN KITA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).

Askolani menyebut, anggaran subsidi energi pada tahun 2018 sebesar Rp 94,5 triliun, realisasi sampai September 2018 telah mencapai 97,9% atau setara Rp 92,5triliun.


Jika dirinci, subsidi BBM dan gas Elpiji 3 kilogram (kg) telah mencapai Rp 54,3 triliun atau sudah 115,9% dari pagu Rp 46,9 triliun.

Menurut Askolani, peningkatan realisasi anggaran subsidi ini karena pemerintah membayarkan tunggakan kepada PT Pertamina (Persero) sebesar Rp 12 triliun.

Sedangakan subsidi listrik, Askolani mengatakan realisasinya sudah Rp 38,2 triliun atau 80,2% dari pagu anggaran sebesar Rp 47,7 triliun.





Tonton juga 'Lewat Cuitan, SBY Respons Kritik Jokowi soal Subsidi BBM':

[Gambas:Video 20detik]

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed