Menurut Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM, Rida Mulyana pihaknya akan memangkas lokasi penerimaan dari 112 titik menjadi 10 titik, namun persiapan baru bisa dilakukan setelah adanya rapat dengan PT Pertamina selaku penerima.
"Sudah, dibutuhkan 10, tapi kesiapannya nanti tergantung data besok Senin rapat dengan Pertamina. Nah, 10 titik itu lokasinya di 6 kilang Pertamina, ditambah 4 tujuan yang eks impor ada yang di Medan, Kalimantan," kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (1/11/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana itu dilakukan untuk mempermudah penyaluran B20. Pasalnya selama ini penyaluran ke 112 titik justru menyebabkan kebutuhan kapal pengiriman melonjak.
"Yang dilayani kan sampai 112 titik itu kan konsekuensinya membutuhkan kapal yang banyak itu pun kalau ada," papar dia.
Sebelumnya, Rida juga mengungkapkan rencana pemangkasan lokasi dilakukan agar pemasokan bahan dasar tepat waktu. Sehingga hal tersebut menyebabkan keterlambatan pengolahan serta pengiriman. (dna/dna)











































