Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 29 Nov 2018 15:43 WIB

Menteri LHK: Masalah Lingkungan Freeport Sudah Selesai

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar/Foto: Agung Pambudhy Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyebutkan isu sektor lingkungan dalam proses divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sudah rampung. Isu sektor lingkungan yang dimaksud adalah membuat roadmap (peta jalan) pengelolaan limbah dan lingkungan sampai 2024.

"Sudah selesai, tadi sudah saya laporin bapak (presiden), kalau saya sudah lapor presiden ya sudah berarti," kata Siti di Komplek Istana, Jakarta, Kamis (29/11/2018).


Dengan rampungnya peta jalan, maka delapan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dengan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) yang ditujukan kepada PT Freeport Indonesia tinggal menunggu rekomendasi Gubernur Papua terkait dengan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH).

Siti menyebut, dalam minggu depan diharapkan izin tersebut diterbitkan. Sehingga, urusan sektor lingkungan yang berkaitan dengan IUPK sudab rampung.

"Hari ini saya kasih kopi surat, minggu ini atau minggu depan paling telat dia beresin. Yang KLHK sudah selesai, tinggal nunggu Pak Gubernur saja," ujar dia.


Jika IPPKH terbit, maka proses selanjutnya adalah pihak PT Inalum membayarkan dana pengambilalihan 51% saham Freeport. Setelah selesai, baru Menteri ESDM Ignasius Jonan menerbitkan IUPK tetap untuk Freeport Indonesia.

Mengenai roadmap pengelolaan limbah dan lingkungan untuk PT Freeport, maka setiap tahunnya ada pengurangan limbah atau tailing yang berasal dari kegiatan produksi tambangnya.

Siti mengungkapkan, produksi total soluble solid (TTS) berdasarkan roadmap sampai 2024 pun masih jauh dari surat keputusan (SK) menteri yang produksi tailingnya harus 200 TTS mg/L.


Dari produksi PTFI sebesai 160 ribu ton per hati maka pengelolaan limbah tailing per tahun 18.519 TSS (mg/L). Di roadmap, tingkat TTS setelah pengurangan akan sebesar 15.716 TSS (mg/L) di 2019. Anga tersebut terus menurun dan pada 2024 menjadi 11.086 TTS (mg/L).

"Roadmapnya sampai 2024 dulu, karena dia sambil bertahap, karena dia banyak yang mesti diselesaikan kan, bagaimana menurunkan tailingnya itu bisa keliatan di sini," kata Siti.


Tonton juga 'Jonan: HoA dengan Freeport Itu Bak Tunangan':

[Gambas:Video 20detik]

Menteri LHK: Masalah Lingkungan Freeport Sudah Selesai
(hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com