Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 28 Des 2018 10:15 WIB

Membaca Misi Inalum Kuasai 51% Saham Freeport

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Direktur Keuangan Inalum Orias Petrus Moedak/Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance Direktur Keuangan Inalum Orias Petrus Moedak/Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance
Jakarta - Akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) oleh PT Inalum (Persero) telah rampung. Dengan begitu, Indonesia telah menggenggam saham PTFI sebanyak 51%.

Direktur Keuangan Inalum Orias Petrus Moedak mengatakan, pencaplokan saham ini punya makna sendiri bagi perusahaan. Sebab, Inalum punya tiga tugas dari pemerintah. Pertama, Inalum ditugaskan menguasai minimal 15% hasil tambang nasional.

"Sebenarnya balik lagi ke mandat Inalum. Inalum itu ada tiga mandat. Kita punya mandat itu untuk menguasai minimal 15% sampai 20% dari komoditi yang ada, tambang ya. Jadi kita mau bisa menguasai itu," kata dia kepada detikFinance di Kantor Inalum, Jakarta, Kamis (27/12/2018).


Kedua, menurut pria yang juga menjabat Wakil Direktur Utama PTFI ini, Inalum mendapat tugas untuk mendorong hilirisasi tambang.

"Kedua, kita mau hilirisasi. Inalum sendiri kan perusahaan yang bergerak di hilirisasi. Dengan mandat kedua ini nggak aneh. Tapi, kita harus buat supaya PTBA (Bukit Asam), Antam, Timah untuk masuk ke hilir juga. Tidak hanya upstream, tapi juga downstream," paparnya.


Tugas ketiga ialah menjadikan Inalum sebagai perusahaan terkemuka di dunia di segala aspek.

"Mandat ketiga, kita mau jadi perusahaan terkemuka di dunia. Terkemuka itu bukan hanya dari sisi revenue tapi banyak hal. Semua aspek mesti kelas dunia. Banyak sekali yang dilakukan Inalum," terangnya.

"Dengan mengambil Freeport, sebenarnya yang mandat pertama terpenuhi untuk copper dan ikutannya emas dan juga perak. Mandat pertama untuk khusus tiga komoditi ini tercapai," tutupnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com