Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 09 Jan 2019 15:45 WIB

KLHK: Limbah Freeport Bisa Jadi Material Jalan hingga Batako

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Ardhi Suryadhi Foto: Ardhi Suryadhi
Jakarta - PT Freeport Indonesia (PTFI) diminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menyelesaikan kajian terkait ekosistem dan manajemen penanganan limbah tambang. Hal ini dilakukan agar pemanfaatan limbah bisa lebih maksimal.

Inspektur Jenderal KLHK Ilyas Assad menjelaskan limbah tailing Freeport nantinya bisa digunakan sebagai bahan baku untuk jalan.

"Tailing bisa dibuat sebagai material pembangunan jalan, tapi bisa juga untuk membuat batako. Ini sangat bagus, tentu kita dorong agar inovasi ini dilakukan," kata Ilyas dalam konferensi pers di Gedung Manggala Wanabakti KLHK, Jakarta, Rabu (9/1/2019).


Dia menyampaikan, saat ini bahkan sudah ada pihak yang ingin memanfaatkan limbah hasil produksi Freeport. Perusahaan tersebut akan menyerap 20.000 ton tailing Freeport per hari.

Ini diharapkan bisa mengurangi beban penanganan tailing yang dihasilkan sebanyak 160.000 ton per hari. Namun, ia belum menyebut pihak mana yang akan melakukan penyerapan tersebut.


Menurut Ilyas, kajian pemanfaatan hasil limbah tersebut dinilai sangat penting karena bisa dihubungkan dengan pembangunan wilayah di Papua.

"Bisa saja ada manfaat lain sehingga bisa menumbuhkan industri di sana dan masyarakat bisa memanfaatkan. Fungsinya paling mudah bisa dibuat batako itu, masyarakat di sana kan bisa digunakan," jelas dia.

Ilyas menjelaskan setelah kajian diselesaikan oleh Freeport, akan dilakukan pemeriksaan dan pembahasan lebih lanjut terkait penanganan ekosistem dan limbah ini. Hal tersebut agar pihak Freeport bisa sejalan dengan pemerintah. (kil/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed