Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 17 Jan 2019 19:18 WIB

Cadangan BBM Tahan 20 Hari, Cukup?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut, cadangan bahan bakar hanya bisa bertahan 20 hari. Lantas, cukupkah cadangan tersebut?

External Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menerangkan, cadangan 20 hari artinya bukan menunggu bahan bakar habis baru pasok. Melainkan, bahan bakar terus dipasok supaya bertahan 20 hari ke depan.

Dia mengatakan, pasokan itu cukup. Buktinya, lanjut dia, cadangan BBM bisa memenuhi kebutuhan saat konsumsi bahan bakar sedang tinggi-tingginya.

"Indonesia ini, coba perhatiin dari tahun ke tahun tren konsumsi tertinggi dia dua momentum, pertama Ramadan Idul Fitri, kedua Natal dan Tahun Baru," kata dia kepada detikfinance, Kamis (17/1/2019).

Dia menerangkan, pasokan BBM disiapkan sebelum momen besar-besar tersebut. Misalnya, saat Natal Tahun Baru.


"Di per tanggal 1 Desember targetnya moderate 20 hari, artinya di kondisi yang kebutuhannya peak di angka rata-rata moderate 20 hari, artinya kalau kondisi normal 20 hari aman banget," ujarnya.

Arya bilang, cadangan bahan bakar di masing-masing negara berbeda. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan konsumsi, cuaca, dan faktor lainnya. Sehingga, tak bisa dibandingkan satu sama lain.

"Beda-beda, setiap negara kebutuhan energi beda-beda kalau ada negara sampai 40 hari nggak tahu, kalaupun ada kebijakan pertimbangan kebutuhan masing-masing," tutupnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed