Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 23 Jan 2019 16:55 WIB

Rapat soal RUU Migas di Istana Belum Membuahkan Hasil

Hendra Kusuma - detikFinance
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto/Foto: Grandyos Zafna Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai RUU Migas. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berharap penyusunan beleid ini mampu mendorong produksi migas nasional.

Rapat yang dimulai pada pukul 11.20 WIB ini berjalan cukup cepat. Pasalnya sekitar pukul 12.15 WIB para peserta ratas pun sudah meninggalkan Kantor Presiden.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan hasil dari ratas bersama Presiden Jokowi masih harus ada pembahasan lebih lanjut lagi mengenai arah kebijakannya.

"Masih ada pembahasan lebih lanjut. Nanti tergantung pengkajiannya gimana. Perlu pengkajian lebih dalam lah," ujar Dwi di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).


Salah satu yang perlu dibahas lebih lanjut juga mengenai pembentukan badan usaha khusus (BUK) yang nantinya meleburkan antara SKK Migas hingga BPH Migas.

Namun, Dwi mengungkapkan bahwa hal tersebut masih perlu dikaji lebih jauh lagi. Dirinya pun mengaku masih belum mengetahui secara detail mengenai BUK.

"Ya kan semuanya perlu pembahasan untuk itu, karena ini menyangkut masyarakat banyak. Belum tahu, mana bentuknya seperti apa," jelas dia.

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com