Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Feb 2019 08:28 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Soal Monopoli Avtur Pertamina

Rina Atriana - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
FOKUS BERITA Monopoli Harga Avtur
Jakarta - Harga avtur disebut-sebut sebagai biang keladi tingginya tarif pesawat. Imbas dari mahalnya harga tiket pesawat sudah melebar ke mana-mana, sampai ke industri hotel dan kuliner.

Selama ini penjualan avtur dikuasai oleh PT Pertamina (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengatur BBM di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga avtur selama ini terlalu mahal dibanding negara lain dan dimonopoli perusahaan pelat merah itu

Jokowi harga bahan bakar pesawat ini jadi lebih kompetitif. Salah satu caranya dengan mengajak swasta untuk ikut memasok avtur.


Berikut pernyataan lengkap Jokowi terkait harga avtur yang disampaikan Jokowi saat Gala Dinner Peringatan HUT ke-50 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Grand Sahid Jakarta, Senin (11/2/2019) malam:

Tadi kan saya sudah jelaskan, karena monopoli harganya jadi tidak kompetitif. Bandingkan harga avtur di situ dengan yang di dekat-dekat kita. Terpaut kurang lebih 30-an persen dan itu yang harus dibenahi. Sehingga kalau nanti harganya sama dengan negara lain, ada yang namanya daya saing, ada competitiveness. Kalau ini terus-terusan ya nanti pengaruhnya ke harga tiket pesawat.

Karena, harga avtur itu menyangkut 40% dari cost yang ada di tiket pesawat. Besok saya panggil saja.

Pertamina juga tanggung beban kan, Pak?
Ah, Pertamina kemarin laporan lisan ke saya untungnya di atas Rp 20 triliun kok.

Ada yang mau masuk memangnya (untuk pasok avtur)?
Loh banyak yang mau, ngantrilah. Saya pastikan ngantri.

Ini upaya agar tiket murah?
Bukan, semuanya. Ini kompetisi, kalau ada kompetisi kalau ada persaingan yang sehat pasti akan ada efisiensi di cost yang ada, larinya ke situ.

(ang/ang)
FOKUS BERITA Monopoli Harga Avtur
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed