Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Feb 2019 16:01 WIB

PGN Masih Proses Integrasi Saka Energi dan Pertamina

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) saat ini masih menguasai 100% anak usahanya yakni PT Saka Energi Indonesia. Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menyebutkan saat ini perseroan masih bertugas untuk memperbaiki kinerja Saka.

"Saka 100% masih di PGN, secara sub holding gas, kami kan lebih fokus transmisi distribusi dan ritel gas listrik. Jadi memang akan diintegrasikan dengan Pertamina, tapi masih dalam tahap pembicaraan," kata Gigih di Kementerian BUMN, Selasa (12/2/2019).

Dia menjelaskan, untuk proses integrasi dengan Pertamina akan dilakukan due diligence dan perhitungan valuasi. Namun Gigih belum menyebutkan berapa besar valuasi untuk proses integrasi tersebut.

"Masih dalam proses pembahasan awal. Belum tentu (tahun ini) tapi tergantung lah. Proses divestasi kan harus ada waktu terkait dan transaksi GCG nya harus jalan, timeline harus kami sesuaikan," jelas dia.



Gigih menjelaskan dalam proses integrasi tersebut dimungkinkan ada proses pertukaran aset antara Pertamina dan Saka Energi. Dia menyebutkan fokus utama PGN saat ini menyelesaikan 50% sisa proses pembayaran Pertagas.

Sepanjang tahun ini, PGN menargetkan pendapatan mencapai Rp 5 triliun, realisasi tahun lalu Rp 4 triliun. Hal ini karena volume permintaan akhir tahun lalu mengalami kenaikan. Pada 2018 laba PGN tercatat US$ 150 juta.

(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed