Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 14 Feb 2019 16:51 WIB

Debat Jilid 2, Capres Harus Ungkap Strategi Tambah Cadangan Energi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - Sektor energi menjadi salah satu topik dalam debat calon presiden (Capres) yang bakal digelar pada 17 Februari 2019. Calon presiden diharapkan dapat menjawab tantangan energi khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas).

Bicara soal energi, Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengatakan, cadangan energi Indonesia saat ini menurun drastis.

"Ingat yang kita ingin dapat jawaban, bagaimana kedua capres dan tawarannya menghadapi cadangan energi kita yang menurun drastis," kata dia di Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Khusus minyak, kata dia, cadangan minyak nasional di tahun 1980 sebesar 11,6 miliar barel. Saat ini, hanya sekitar 3,2 miliar barel.


"Artinya apa, kita menggasak minyak jauh lebih cepat dari usaha kita memperoleh cadangan baru, kita terus perkosa ladang minyak," sambungnya.

Dia mengatakan, jika tidak ada penemuan baru maka cadangan minyak nasional ini akan habis.

"Sehingga kalau kita pakai reserve to production ratio, artinya kalau tidak terjadi penemuan baru dan tingkat produksi kita sekarang, sehingga reserve to production ratio 9,2 di 2007 maka 9,2 tahun lagi dari 2007 minyak kita habis. 2017 maaf," terangnya.

"Jadi ingat, 2026 habis kalau tidak ada penemuan baru dan tidak diversifikasi ke non fosil," tutupnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed