Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Feb 2019 15:30 WIB

Kritik Prabowo ke Jokowi Soal Cadangan BBM RI Cuma 20 Hari

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah Foto: Selfie Miftahul Jannah
Jakarta - Sektor energi akan menjadi tema debat calon presiden pada Minggu, 17 Februari mendatang.

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto akan membicarakan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Awal tahun ini, Prabowo sempat mengkritik pemerintahan Jokowi. Ia menyebut jika cadangan BBM di Indonesia hanya cukup untuk 20 hari.

Menurut dia jika cadangan energi sebesar itu maka ketahanan Indonesia sangat diragukan.

"Saudara-saudara, apakah ini negara yang kuat? Apa negara ini bisa langgeng?," kata Prabowo.



Prabowo juga berbicara tentang tanggapan atas pidato-pidatonya selama ini, yang menyatakan harus optimistis, jangan pesimistis. Tapi, menurutnya, Indonesia akan sulit untuk bisa bertahan lama.

"Saudara-saudara, saya bertanya, apakah negara yang tak mampu membayar rumah sakit, tidak mampu menjamin makan untuk rakyatnya, tidak menjamin nelayan petaninya, yang tentaranya tidak kuat, bisa bertahan 100 tahun?" tanya Prabowo.

"Jangan-jangan 10 tahun saja sudah setengah mati kita," tuturnya.

Karena itu Prabowo memiliki strategi khusus untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) yaitu dengan membangun kilang minyak dan akan mendorong konversi penggunaan BBM ke gas dan energi terbarukan, khususnya biodiesel, akan diperluas. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut banyak hal yang harus dilakukan.


(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed