Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Feb 2019 15:58 WIB

Harga Avtur Mau Dihitung Ulang, Seperti Apa Tanggapan Garuda?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan jajarannya untuk menghitung ulang harga avtur yang dijual PT Pertamina (Persero). Sebab, harga avtur ikut membuat mahalnya harga tiket pesawat.

Lantas, seperti apa tanggapan Garuda Indonesia terkait rencana ini?

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan bahwa sejatinya siapa pun yang ada di industri penerbangan pasti berharap agar harga avtur bisa turun.

"Ya kalau semua berharap mungkin, semua harapan ada cost itu turun," kata Askhara dalam petikan wawancaranya bersama CNBCIndonesia, Jumat (15/2/2019).


"Cuma kan kita harus lihat secara nasional. Bahwa memang kita juga melihat beberapa kesulitan-kesulitan, memang ini tidak bisa disalahkan dari berbagai pihak," sambungnya.

Askhara menjelaskan, setiap komponen biaya di industri penerbangan akan berdampak pada kinerja perusahaan. Karenanya, kata dia, pihaknya selalu menjaga agar setiap komponen dimanfaatkan secara efisien. Termasuk komponen bahan bakar.

"Jadi harga itu bukan satu-satunya. Jadi kita juga ada beberapa komponen. Khusus untuk fuel (bahan bakar), kita sendiri melakukan kegiatan atau aksi-aksi yang memang untuk mengurangi fuel itu sendiri," jelasnya.

"Jadi kita ada aplikasi untuk penggunaan fuel itu agar efisien. Demikian juga kita di low season ini membatasi penerbangan kita sehingga berkurang hingga 20-30% sehingga mengurangi ongkos produksi dari fuel, tapi loadfactory-nya meningkat," tuturnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed