Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Mar 2019 16:43 WIB

11 Kontraktor Rebutan 5 Blok Migas RI, Ini Daftarnya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Reuters Ilustrasi/Foto: Reuters
Jakarta - Pada 21 Februari 2019, pemerintah mengumumkan lelang 5 wilayah kerja (WK) atau blok migas tahap I tahun 2019. Dalam lelang kali ini, terdiri dari 2 blok migas eks produksi yaitu Blok Selat Panjang dan West Kampar serta 3 blok eksplorasi yaitu Blok Anambas, West Ganal, dan West Kaimana.

Belum genap sebulan ditawarkan, kelima blok migas ini dibanjiri peminat. Hingga saat ini, tercatat 11 investor yang mengakses dokumen penawaran.

"Belum sebulan (ditawarkan), tapi hasilnya sudah ada 11 yang mengakses bid document," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (12/3/2019).


Perinciannya, Blok Anambas diminati 2 investor, Blok West Ganal diminati 3 investor, Blok West Kaimana diminati 1 investor, Blok Selat panjang diminati 3 investor dan Blok Kampar diminati 2 investor.

"Padahal Blok West Ganal ini signature bonusnya US$ 15 juta, diperebutkan oleh 3 investor," papar Djoko.

Dikatakan Djoko, banyaknya investor yang mengakses bid document, menjadi sinyal yang bagus bagi industri migas Indonesia.

"Ini belum sebulan (ditawarkan). Nanti sampai 24 April (batas akses dokumen penawaran) bisa lebih dari 11 (jumlah investor)," ujar Djoko.

Investor yang mengakses dokumen, mayoritas merupakan perusahaan migas besar. Terutama Blok West Ganal yang terletak di lepas Pantai Selat Makassar.

Setelah mengakses dokumen penawaran, investor yang berminat harus memasukkan dokumen partisipasi paling lambat tanggal 25 April 2019. Selanjutnya, Pemerintah akan melakukan seleksi dan kemudian mengumumkan pemenangnya.


Selengkapnya blok migas yang ditawarkan tersebut adalah:

1. Blok Selat Panjang
Lokasi: Daratan Riau
Total area: 942,37km2
Cadangan (2P): 26,1 MMSTB (minyak) dan 62 BSCF (gas).
Sumber daya: 7 prospek dan 17 lead sebesar 1.861 MMBOE (P50)
Produksi: terakhir berproduksi pada 21 Februari 2018 dengan produksi 1 BOPD.
Minimal bonus tanda tangan: US$ 5.000.000.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, 5 Sumur Eksplorasi, Seismik 2D 500 km dan Seismik 3D 200 km2 senilai minimal US$ 62.991.080.

2. Blok West Kampar
Lokasi: Daratan Riau & Sumatera Utara
Total area: 894,48 km2
Cadangan: 8,3 MMSTB (minyak)
Sumber daya: 3 prospek dan 20 lead sebesar 4.322 MMBOE (P50)
Produksi: terakhir produksi pada 27 Maret 2017 dengan produksi 112 BOPD.
Minimal bonus tanda tangan: US$ 5.000.000.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, 6 Sumur Eksplorasi, Seismik 2D 500 dan Seismik 3D 200 km2 senilai minimal US$ 64.433.080.

3. Blok West Ganal
Lokasi: Lepas Pantai Selat Makassar
Total area: 1.129,06 km2
Sumber daya: 209,7 MMBOE
Minimal bonus tanda tangan: US$ 15.000.000.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, 3 Sumur Eksplorasi, Seismik 3D 400 km2 dan Seismik 2D 500 km.

4. Blok West Kaimana
Lokasi: Daratan dan Lepas Pantai Papua Barat
Total area: 4.116,27 km2
Sumber daya: 2.443,29 MMBO (minyak) dan 4.638,39 BCF (gas)
Minimal bonus tanda tangan: US$ 2.000.000.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, 1 Sumur Eksplorasi dan Seismik 2D 200 km

5. Blok Anambas
Lokasi: Lepas Pantai Natuna
Total area: 3.434,33 km2
Sumber daya: 260,36 BCF (gas) dan 26,04 BSCF kondensat
Minimal bonus tanda tangan: US$ 2.000.000.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G dan 1 Sumur Eksplorasi. (ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed