Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Mar 2019 16:15 WIB

Konsumsi Premium Tahun Lalu 9 Juta Kl, di Bawah Target 11 Juta Kl

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium masih rendah. Badan Pengatur Hilir minyak dan gas (BPH Migas) mencatat pada 2018 realisasi penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) alias Premium 78,61% dari dari kuota yang ditetapkan.

Pemerintah sebelumnya menetapkan kuota penyaluran Premium di 2018 sebesar 11,8 juta kilo liter (Kl). Sementara realisasinya hanya 9,27 juta Kl.

"Secara nasional realisasi volume pengaliran JBKP Premium tahun 2018 adalah 78,61%," kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/3/2019).


Dia menjelaskan untuk realisasi konsumsi Premium di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) 2,78 juta Kl. Angka itu 64,63% dari kuota yang ditetapkan 4,3 juta Kl.

Sementara untuk wilayah non Jamali realisasi konsumsi Premium 6,5 juta KL. Angka itu 86,63% dari kuotanya 7,5 juta Kl.


Untuk 2019 sendiri kuota untuk Premium ditetapkan lebih rendah yakni 11 juta Kl. Dari Januari hingga Februari 2019 konsumsi Premium baru 1,8 juta Kl.


Konsumsi Premium Tahun Lalu 9 Juta Kl, di Bawah Target 11 Juta Kl
(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed