Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Mar 2019 19:06 WIB

Perkuat Layanan Gas, Kementerian ESDM Bangun Jargas Baru di Medan

Akfa Nasrulhak - detikFinance
Foto: PGN Foto: PGN
Jakarta - Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara TBK (PGN), Dilo Seno Widagdo mengapresiasi keseriusan Kementerian ESDM dengan diresmikannya Jaringan Gas (Jargas) baru di wilayah Medan, Sumatera Utara.

Menurutnya, Kementerian ESDM secara terencana berupaya meningkatkan bauran energi serta menciptakan kedaulatan energi nasional.

"Jargas banyak dibangun pemerintah, karena itu PGN selaku operator layanan, mempunyai komitmen tinggi untuk bersama merealisasikan visi nasional," ungkap Dilo, dalam keterangan tertulis, Selasa (26/3/2019).


Dilo menilai, penggunaan Jargas di Kota Medan akan signifikan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat. Kota Medan, merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Sumatra Utara.

"Lewat energi baik yang murah dan stabil, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih," tukas Dilo.

Untuk diketahui, hingga kini Medan tercatat sebagai salah satu lokasi awal pelayanan gas bumi yang dilakukan PT PGN. Sejak tahun 1987-2016, telah beroperasi layanan gas rumah tangga bagi 19.753 rumah tangga (RT).

Untuk memperluas dan memperkuat layanan tersebut, Kementerian ESDM sejak 2018 terus mengebut infrastruktur Jargas baru. Berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 8086/K/12/MEM/2017, investasi Jargas itu mencapai Rp 52 miliar.


Layanan gas tersebut akan memanfaatkan sumber pasokan gas Triangle Pase Inc, sebesar 0,2 MMSCFD. Secara keseluruhan, akan dibangun sebanyak 5.656 unit sambungan rumah atau SR.

Dari jumlah yang terpasang itu, per 22 Maret lalu, SR beroperasi mencapai 1.404 unit. Pembangunan SR baru mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai.

Dilo mengutarakan, sinergi antara kebijakan pemerintah dan kompetensi PGN akan memberikan banyak manfaat.

"Ke depan, kami harapkan pembangunan Jargas akan lebih massif, karena gas bumi yang merupakan energi baik ini sangat efisien dan aman bagi penggunaan sehari-hari," ujar Dilo.

Sebagai informasi, baru-baru ini skema pendanaan dari Kementerian ESDM telah berhasil menuntaskan pembangunan Jargas di Bogor dan Pasuruan. Untuk pengoperasian Jargas di wilayah Bogor akan mengaliri sebanyak 5.120 SR, tepatnya di wilayah Kecamatan Cibinong dan Bojong Gede.

Sedangkan di Pasuruan, terdapat 6.314 SR yang akan dialiri gas. Rencananya, Jargas yang akan mengalir memanfaatkan sumber gas hulu dari Husky CNOOC Madura Ltd. Volume gas itu mencapai 0,2 MMSCFD yang akan terdistribusi kepada ribuan rumah tangga di Kota Pasuruan.

Di sisi lain, PGN juga membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi. Sampai saat ini, PGN tercatat telah mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi sebagai energi baik ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen, seperti pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik. Selain itu kepada pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta pelanggan rumah tangga yang tersebar di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua. (mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed