Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 02 Apr 2019 11:23 WIB

Jonan Bicara Penyebab Neraca Dagang Migas Tekor

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. Facebook Ignasius Jonan Foto: Dok. Facebook Ignasius Jonan
Jakarta - Sektor migas dipandang masih menjadi penyebab defisit neraca perdagangan Indonesia. Neraca perdagangan sepanjang 2019 masih defisit US$ 1,16 miliar salah satunya gara-gara migas.

Menanggapi hal itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan, pemerintah memanfaatkan energi nasional untuk pembangunan, bukan hanya sekadar komoditas ekspor.

"Misalnya ada yang tanya, Pak neraca dagang migas defisit. Pertanyaan saya energi mau digunakan sebagai alat pembangunan atau komoditi ekspor," ujarnya di Energy Building, Jakarta, Selasa (2/4/2019).


Jonan mencontohkan di gas misalnya, sekitar 60% dari total produksi gas nasional yang mencapai 2.100 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) digunakan untuk domestik. Sementara minyak, dia mengakui memang masih impor untuk menutupi kekurangan kebutuhan konsumsi.

"Kalau minyak memang rendah produksi 770 ribu barel perhari, konsumsinya 1,2 juta barel, jadi masih minus. Tapi sebenarnya akhirnya minus karena gas dipakai untuk nasional. Kalau diekspor semua pasti plus," tegasnya.


Pemerintah, lanjut Jonan, memanfaatkan energi termasuk migas untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Sebab di sektor energi masih banyak masyarakat yang belum mampu menikmatinya.

"Ada 160 ribu rumah tangga yang butuh dukung biaya sambung listrik. Pasang listrik yang biaya Rp 550 ribu saja enggak mampu. Itu kira 600 ribu jiwa. Ini tidak bisa ditinggal. Harus dikerjakan," tegasnya.

"Pandangan kami pertama yang penting dilakukan peningkatan daya beli secara global. Makanya pemerintah berjuang mati-matian tingkatkan GDP per kapita. Ini dilakukan berbagai cara dan di berbagai sektor seperti sektor energi," tambahnya.



Tonton juga video Soal Mitigasi Bencana, Jonan: Jangan Ada Ego Institusi!:

[Gambas:Video 20detik]


Jonan Bicara Penyebab Neraca Dagang Migas Tekor
(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed