Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 02 Apr 2019 15:53 WIB

Jonan Sindir Medco dan Pertamina Tak Temukan Lapangan Migas Besar

Danang Sugianto - detikFinance
Menteri ESDM Ignasius Jonan/Foto: Ari Saputra Menteri ESDM Ignasius Jonan/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan menyindir PT Pertamina (Persero) dan PT Medco Energi Internasional Tbk. Kedua perusahaan migas itu disindir lantaran kalah dengan perusahaan asing dalam menemukan cadangan migas di Indonesia.

Jonan mengatakan, dari sisi ketahanan migas produksi Indonesia terbatas. Apalagi belum ada penemuan lapangan migas besar lagi yang bisa dilakukan oleh perusahaan nasional.

"IDD, besar sih, produksi paling 600-800 MMSCF. Masela juga lebih besar lagi. Repsol juga juga besar tuh. Minyak eksplorasi. Medco nemu apa? Pertamina nemu apa? Nggak ada penemuan besar," ujarnya di Energy Building, Jakarta, Selasa (2/4/2019).


Menurut Jonan lapangan Migas yang terakhir ditemukan dengan cadangan yang besar adalah Blok Cepu. Namun dia perkirakan cadangan di blok tersebut akan habis dalam waktu 15 tahun.

"Itu sih nggak akan lama tapi saya pikir 15 tahun paling. Nggak ada lagi yang besar. Pertamina cadangan lalu eksploitasi kapan terakhir? 1967. Sumur Jati Barang," ujarnya.

Seperti diketahui IDD atau proyek ultra laut yang bisa memproduksi 1.120 MMSCFD dan 40.000 barel minyak di temukan oleh Chevron. Lalu Blok Masela yang memiliki lapangan Abadi ditemukan oleh Inpex-Shell dan Blok Sakakemang ditemukan oleh konsorsium Repsol, Petronas, dan Mitsui Oil Exploration Co. Ltd.




Tonton juga video Jaringan Gas Tekan Impor LPG Hingga Rp 216 M dalam Setahun:

[Gambas:Video 20detik]


Jonan Sindir Medco dan Pertamina Tak Temukan Lapangan Migas Besar
(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed