Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Mei 2019 12:42 WIB

Awal Ramadhan, Begini Proses Pasokan Elpiji dan BBM ke Gorontalo

Ajis Halid - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Gorontalo - PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan dan distribusi BBM dan elpiji di Gorontalo selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1440 H aman. Hal ini disampaikan Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi

"Kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji dengan baik untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada periode bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H kali ini," kata Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, di Gorontalo Rabu (8/5/2019).

Dia menjelaskan, untuk Provinsi Gorontalo, Pertamina memperkirakan peningkatan konsumsi untuk BBM Bersubsidi (PSO) jenis Premium sebesar 2 persen dari rerata harian normal sebesar 191.000 Liter menjadi sebesar 195.000 liter per hari. Sedangkan untuk konsumsi solar diprediksi cenderung menurun sebesar 3,6% dari rerata konsumsi harian normal sebesar 91.000 Liter turun menjadi 88.000 Liter per hari


"Beberapa peningkatan juga terjadi pada BBM berkualitas (Non PSO). Pertamax Turbo diprediksi meningkat sebesar 5,8% dari rerata harian normal sebesar 600 Liter menjadi sebesar 650 Liter per hari. Pertamax juga tercatat meningkat 3,7% dari rerata harian normal sebesar 7.700 Liter menjadi 8.000 Liter per hari. Sedangkan untuk Pertalite peningkatan diprediksi sebesar 2,9 persen dari rerata harian normal sebesar 194.000 Liter hingga menjadi 200.000 Liter per hari," jelas Hatim yang mantan wartawan ini.

Hatim menambahkan, selain penambahan alokasi BBM. Pertamina juga meningkatkan pasokan elpiji di Provinsi Gorontalo. Diprediksi peningkatan elpiji bersubsidi (PSO) sebesar 2,2% atau sebanyak 93 Metrik Ton (MT) yakni setara 31.000 tabung per hari dari konsumsi harian normal sebesar 91 MT atau setara 30.333 tabung per hari.

"Selain itu khusus untuk elpiji Non PSO, Pertamina juga telah menambah stok harian sebesar 15 persen yaitu dari 7 MT menjadi sebesar 8 MT." imbuhnya.

Pertamina juga sudah mempersiapkan pola RAE (Regular Alternative on Emergency) jika terjadi kendala distribusi BBM/elpiji di supply point tertentu.


"Kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji dengan baik, khususnya pada masyarakat di Gorontalo agar dapat melaksanakan ibadah puasanya dengan lancar dan khidmat," tutur Hatim

Sebagai upaya pelayanan BBM dan elpiji yang terbaik, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Apabila terdapat saran dan masukkan terkait distribusi BBM dan elpiji, informasi dapat disampaikan melalui Call Center Pertamina di nomor 135 atau Contact Center Pertamina di 1 500 000. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com