Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Jun 2019 08:00 WIB

Begini Jurus Cegah Pasokan BBM Seret Selama Libur Lebaran

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Aji Kusuma/detikcom Foto: Aji Kusuma/detikcom
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengantisipasi kenaikan volume kendaraan di daerah Jawa Timur, khususnya bagi pemudik lokal dan wisatawan yang berangkat setelah Lebaran. Seperti yang diketahui, terdapat beberapa titik di Jawa Timur yang diprediksi menjadi tujuan wisatawan, di antaranya Kota Malang, Batu, Kediri, Banyuwangi, dan Surabaya.

Pertamina memprediksi, kebutuhan BBM jenis Gasoline (Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Premium) di Jatim pada H+1 ini mencapai 15.000 kiloliter, atau 16% di atas konsumsi normal.

Mengantisipasi hal tersebut, Pertamina melakukan persiapan untuk mengantisipasi arus wisata sekaligus arus balik. Beberapa diantaranya adalah melakukan build up stock di SPBU-SPBU sekitar daerah wisata serta memberikan fasilitas kredit kepada SPBU dengan term of payment sampai dengan 3 hari.


Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang akan menghambat distribusi mobil tangki, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal, mulai dari jam 00:00 dan beroperasi selama 24 jam.

"Kami juga mengoptimalkan tim satuan tugas (Satgas) yang selalu monitor keadaan di lapangan, serta menyiagakan mobil tangki di 16 SPBU Kantong, diantaranya di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Batu, Malang, Ngawi, Pacitan, Nganjuk, dan Jember", ujar Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, Rustam Aji, dalam keterangan tertulis, Jumat (7/6/2019).

Pertamina memprediksi puncak arus wisata dan arus mudik ini akan terjadi mulai H+1 sampai dengan H+4 Lebaran. Untuk mengantisipasi kemacetan di tempat wisata seperti Malang dan Batu, Pertamina telah menyiapkan motoris siaga untuk menyalurkan BBM di kondisi kemacetan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan BBM. Kami mengimbau kepada para wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, untuk dapat mengisi penuh BBM di lokasi awal, untuk menghindari kepadatan pengisian BBM di rest area", tutur Rustam.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed