Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Jul 2019 21:20 WIB

Warga di Sawa Erma Asmat Kini Nikmati BBM Satu Harga

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero), Kementerian ESDM, dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 86.68809 di Kampung Sawa, Distrik Sawa Erma, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) VIII Pertamina, Gema Iriandus Pahalawan, mengatakan Pertamina menjalankan tugas untuk membuka aksesibilitas dan ketersediaan serta menyediakan energi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Khususnya di wilayah yang selama ini masih sulit dijangkau dan menantang, salah satunya di wilayah Kabupaten Asmat khususnya Distrik Sawa Erma yang memiliki karakteristik bentang alam sungai yang berkelok," ujar Gema dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7/2019).


"Kehadiran SPBU Kompak Satu Harga di wilayah Distrik Sawa Erma merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung program Pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sesuai dengan sila ke-lima Pancasila," imbuhnya

Sebelum adanya titik BBM Satu Harga di wilayah ini, masyarakat Distrik Sawa Erma memperoleh BBM untuk transportasi dan kebutuhan harian dari lembaga penyalur terdekat yakni sejauh kurang lebih 20 Km sehingga membuat harga BBM di pengecer menjadi sangat mahal berkisar Rp 25.000 hingga Rp 50.000

"Dengan berdirinya SPBU ini, masyarakat Distrik Sawa Erma kini bisa mendapatkan BBM dengan harga yang sama dengan wilayah lainnya yakni Premium Rp 6.450/ liter dan Solar 5.150/Liter. Oleh karena itu, Pertamina berharap agar kehadiran titik BBM Satu Harga ini dapat menekan harga kebutuhan masyarakat karena harga BBM sudah sama dengan wilayah lainnya di Indonesia," tuturnya.

Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat, Syamsul Agas dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan apresiasi kepada Pertamina, Kementerian ESDM dan juga BPH Migas yang telah berupaya untuk menghadirkan lagi titik BBM Satu Harga di wilayah Kabupaten Asmat, khususnya Distrik Sawa Erma.

"Jarak dari lokasi ini ke kota sangat jauh sehingga masyarakat terbantu dengan adanya program ini, terutama dalam penggunaan BBM untuk transportasi sungai yang merupakan moda utama di kabupaten ini," ujarnya.


Sementara itu, Komite BPH Migas, Lobo Balia dalam kegiatan peresmian SPBU Kompak ini menyatakan bahwa program BBM Satu Harga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menyediakan energi berkeadilan bagi masyarakat sesuai dengan amanat UU yakni UU Migas No 22 Tahun 2001 dan UU Energi No 30 Tahun 2007.

"Dengan peresmian ini, maka BBM satu harga di Asmat sudah ada 3 titik. Sementara itu, BBM satu harga di Maluku-Papua telah ada 49 titik," ujar Lobo

Pihaknya meminta bantuan dan kerjasama Pemerintah dan Kepolisian Kabupaten Asmat terkait pengawasan BBM satu harga ini agar dapat sesuai peruntukannya.

SPBU Kompak 86.997.10, Kampung Sawa Distrik Sawa Erma Kabupaten Asmat yang diresmikan hari ini memasok BBM jenis Premium dan Bio Solar dengan alokasi Premium 30 KL dan Bio Solar 10 KL. Titik supply berasal dari TBBM Merauke yang ditempuh dengan perjalanan multimoda darat dan laut atau sungai dari Terminal BBM yang diangkut menggunakan mobil tangki dan kemudian menggunakan kapal berkapasitas maksimal 350 KL yang ditempuh selama 3 hari perjalanan sebelum tiba di SPBU Kompak yang terletak di pinggir sungai ini.

Simak Video "Pertamina Pastikan Stok BBM Selama Arus Mudik Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com