Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Jul 2019 17:39 WIB

Hemat Mana, Kendaraan Pakai Listrik atau BBM?

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Indonesia tengah mengembangkan kendaraan bermotor listrik di Indonesia. Sementara saat ini kendaraan konvensional berbahan bakar minyak atau BBM masih menjadi andalan masyarakat.

Sebenarnya mana lebih hemat, kendaraan yang mengonsumsi listrik atau BBM?

Deputi BPPT Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material (TIEM) Eniya Listiani Dewi menjelaskan bahwa kendaraan yang menggunakan listrik sebagai penggerak lebih hemat.

"Ini saya hitung hanya dengan listrik dari PLN saja. PLN Rp 1.650 per kWh sehingga bisa dibandingkan kalau kita gunakan mobil listrik. Waktu itu sudah ujicoba berkali-kali dari Thamrin ke Serpong balik lagi," kata dia di Gedung BPPT 2, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Pihaknya menghitung berdasarkan jarak per km. Untuk uji coba dengan bus didapatkan hasil bahwa dengan mengkonsumsi solar membutuhkan biaya Rp 2.575/km dan listrik Rp 1.405/km.

Berikutnya untuk kendaraan tipe sport utility vehicle (SUV) atau kendaraan utilitas sport yang menggunakan Pertamax membutuhkan biaya Rp 1.300/km. Sementara itu yang menggunakan listrik hanya membutuhkan biaya Rp 495/km.



Selanjutnya ujicoba dilakukan terhadap kendaraan tipe hatchback, sejenis sedan dengan bagian belakang lebih pendek. Hasilnya yang menggunakan Pertamax membutuhkan biaya Rp 1.050/km, sedangkan listrik membutuhkan biaya Rp 330/km.

Terakhir adalah kendaraan tipe low cost green car (LCGC). Perbandingannya yang menggunakan Pertalite memakan biaya Rp 390/km dan listrik Rp 212/km

"Nah ini bisa kita dapat angka seperti itu. Kita tahu kalau dengan mobil listrik jauh lebih hemat," tambahnya.



Simak Video "Budi Karya Hingga Luhut Konvoi Motor Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com