Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 03 Agu 2019 19:10 WIB

Langkah Pertamina Agar Tumpahan Minyak di Karawang Tak Melebar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - Pertamina Hulu Energi (PHE) terus berupaya untuk menanggulangi insiden gelembung gas yang terjadi di wilayah kerja Offshore Northwest Java (ONWJ) di Karawang, laut utara Jawa.

Terakhir PHE sudah berhasil melakukan tajak pengeboran sumur Relief Well YYA-1RW sebagai upaya menghentikan gelembung gas. Hal ini dilakukan setelah selama satu minggu melakukan survei untuk menentukan titik sumur dan penempatan rig.

Kondisi Terkini Minyak Tumpah Pertamina di KarawangFoto: Dok. Pertamina

Pengeboran sumur telah dimulai jam 14.00 WIB pada Kamis (1/8/2019), atau dua hari lebih cepat dari jadwal semula. Sampai pukul 06.00 WIB pagi ini, Sabtu (3/8/2019), pengeboran sudah mencapai kedalaman 136 meter dan terus dilanjutkan sampai target kedalaman 2765 meter.

"Rig Jack Up Soehanah sudah berada di sekitar lokasi relief well YYA-1RW pada tanggal 27 Juli 2019. Kegiatan mobilisasi rig ini dilakukan bersamaan dengan dilakukannya survei geohazard dan geotechnical, sehingga tidak ada waktu tunggu," kata VP Relations PHE Ifki Sukarya dalam keterangannya, Sabtu (3/8/2019).


"Proses pre load bisa langsung dilakukan begitu Marine survei warranty diperoleh. Sementara itu beberapa pekerjaan persiapan bisa dilakukan secara simultan sehingga dapat mempercepat waktu tajak dua hari dari rencana awal," tambahnya.

PHE ONWJ dalam hal ini juga menggandeng perusahaan berpengalaman di bidang well control yang sukses menangani hal yang sama di Teluk Meksiko. Salah satunya untuk membantu memberikan pandangan dan kajian bersama terkait optimisasi penanganan situasi seperti ini.


Selama proses pengeboran relief well YYA-1RW berlangsung, PHE ONWJ terus memastikan keselamatan tim, masyarakat, serta menyelesaikan permasalahan lingkungan di sekitar lokasi.

PHE ONWJ terus berupaya optimal menahan tumpahan minyak tidak melebar ke perairan yang lebih luas dengan melakukan strategi proteksi berlapis di sekitar anjungan dan mengejar, melokalisir, serta menyedot ceceran minyak yang melewati batas sabuk oil boom di sekitar anjungan.

Simak Video "Insiden Minyak Tumpah di Perairan Karawang, KLHK: Harus Dipulihkan"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com