Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sampai menyambangi kantor pusat PLN senin pagi untuk meminta penjelasan. Jokowi sempat melontarkan pernyataan PLN ini diisi orang-orang pintar, namun tidak bisa mengkalkulasi peristiwa pemadaman listrik massal bakal terjadi. Padahal peristiwa tersebut pernah terjadi pada 2002 silam.
Mau tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita terpopuler detikFinance berikut ini:
Wilayah Pemadaman Bergilir
|
Foto: Muhammad Ridho
|
Gangguan kelistrikan yang terjadi sejak kemarin belum sepenuhnya pulih hingga hari ini. PT PLN (Persero) bahkan menyatakan pemadaman bergilir masih akan berlangsung hingga sore nanti.
"Sampai dengan siang, sore mohon maaf, MLS (Manual Load Shedding) atau bergilir masih terjadi," kata Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani di kantor pusat PLN, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).
PLN pun memberi pengumuman, yakni sehubungan dengan masih terganggunya sistem pendistribusian listrik, maka beberapa pelanggan masih mengalami penghentian aliran listrik sementara.
Berikut jadwal pemadaman listrik yang akan terjadi hari ini pukul 08.00-11.00 WIB, yaitu:
Jl. Mangga Dua Raya, Jelambar, Iodan Raya, Priok, Pluit Muara, Sekolah Ricci Pondok Betung, Pondok Betung,Taman Bintaro, Jl Garuda Sport Center, Rawa Papan, JL Panjang, Jl.H.Soleh Clledung, Pos Pengumben, Kebayoran Lama, Velodrome Jl. Pemuda, KPP PRATAMA CAKUNG.
JL Rawa udang, PT. Johnson, Jl. Raya Bekasi, Jl. Auto Ring Road, Perum Palem Lestari, Jl. Bambu Larangan, Jl. Utan Jati, JL Abdul Wahab Cinangka, kp. Bulak Cinangka, PT.Nasional Gobel, Jl. Pal Lama, Kelapa dua,PT. Minorock, Perum Nuansa Permai, Jl. Bakti 2, KpMelayu. Jatinegara, JI. Kemanggisan Illr, Perum Tomang City Garden.
Jl. Gm Sampeng, JL Salam Raya, Jl. Ps. Bunga Rawa Belong, Jl. Salam, Bina Nusantara, Pusat Grosir Cililitan, Jl Cililitan Besar, Pejaten Mall Jl. Buncit Raya, Jl Raya Bekasi, Jl Raya Jendral Sudirman, Plaza BNI, Jl. Rasuna Said, Jl. DR. Susilo, Jl. Setia budi, Jl. Kedoya Raya, Perum Graha lndah, Jl. Wibawa Mukti 2, JI. Rambutan Jati Mekar, Komsen Jati Asih, Show Room Honda Jl. Raya Jati Asih, JL Wibawa Mukti 4 Jati Mekar, Bintara Jaya, Pondok Kopi, Bintara, Pasar Pagi Bintara, Kp. Setu, Jl Kelapa Cengkir Kelapa Gading, Jl Pegangsaan dua, Jl H Oyar, Jl Kepu, Jl Kompi Udin, Jl tarian barat Ry, Jl Giring-giring.
"PLN mohon maaf untuk pemadaman yang terjadi. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi contact center PLN 123," tulis pengumuman PLN tersebut
PLN Pulihkan Bertahap
|
Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani (berjilbab)/Foto: Rengga Sancaya
|
PT PLN mulai memulihkan aliran listrik yang padam di sejumlah wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten dengan mengalirkan aliran listrik dari timur ke barat Pulau Jawa. Listrik dari Jatim mulai masuk ke PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang keduanya berlokasi di Kabupaten Bandung Barat.
Untuk memulihkan pasokan listrik di wilayah Banten, PLN melalui Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja, Kabupaten Tangerang mengalirkan listrik ke PLTU Suralaya, Cilegon agar dapat memasok listrik dengan kapasitas 2800 megawatt (MW).
Dengan masuknya GITET Balaraja yang memasok listrik ke PLTU Suralaya, maka diproyeksikan PLTU tersebut akan beroperasi bertahap enam jam ke depan agar listik di Jawa Barat dan Banten dapat menyala kembali.
"Saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur PLN memimpin langsung proses recovery dari pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali. Baik di Pusat maupun di Unit. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk merecovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya Area Jawa Barat, Banten dan DKI" tutur Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani, dalam keterangan resminya, Minggu (4/8/2019).
Kemudian, PLN juga memasok listrik dari GITET Gandul, Cinere, Jawa Barat untuk mengalirkan listrik ke PLTGU Muara Karang agar pasokan listrik ke Jakarta menyala kembali.
"Fokus kami mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI - Jakarta segera pulih," ungkap dia.
Jokowi Heran PLN Tak Kerja Cepat
|
Presiden Jokowi di kantor PLN/Foto: Rengga Sancaya
|
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini mendatangi kantor pusat PT PLN (Persero). Jokowi ingin mengetahui langsung penyebab padamnya listrik di sebagian Jawa kemarin.
"Pagi hari ini saya datang ke PLN mau mendengar langsung peristiwa pemadaman total minggu kemarin dan dalam sebuah manejemen besar PLN mestinya ada tata kelola risiko-risiko yang dihadapi dengan manajemen besar," kata Jokowi di kantor pusat PLN, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).
Jokowi juga heran kenapa PLN tidak bisa bergerak cepat. Padahal kejadian serupa pernah terjadi belasan tahun lalu dan kali ini berulang menimbulkan kerugian banyak pihak.
"Tentu saja ada contingency plan, back up plan. Pertanyaan saya kenapa tidak bekerja dengan cepat. Saya tahu pernah kejadian 17 tahun lalu Jawa-Bali, harusnya itu bisa jadi pelajaran agar kejadian kembali lagi. Kita tahu ini tidak hanya merusak reputasi PLN tapi banyak juga hal di luar PLN yang dirugikan," katanya.
Beberapa transportasi umum juga terdampak akibat padamnya listrik kemarin. Contoh saja MRT Jakarta dan KRL.
"Misalnya MRT, sebab itu saya ingin disampaikan yang simpel," ujar Jokowi
Presiden Jokowi Datangi PLN
|
Presiden Jokowi di kantor PLN/Foto: Rengga Sancaya
|
Pantauan detikFinance di lokasi, Senin (5/8/2019). Banyak petugas Kepolisian yang sudah berjaga di sekeliling kantor pusat PLN di Jakarta Selatan.
Jokowi pun nantinya akan langsung memantau ke salah satu ruangan rapat yang ada beberapa layar televisi untuk menghubungkan dengan beberapa pegawai PLN di daerah.
Turut mendampingi Presiden Jokowi, Seskab Pramono Anung, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana, Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani.
Pintu masuk kantor pusat PLN dijaga ketat bahkan disetrilkan. Para awak media yang meliput pun dibagi menjadi dua kelompok. Ada yang menjaga di pintu kedatangan dan di ruangan rapat.
Padamnya listrik disebabkan gangguan pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.
Butuh waktu yang tidak sedikit bagi PLN untuk memperbaiki situasi supaya kembali normal. Beberapa wilayah ada tidak mendapat listrik hingga lebih dari 12 jam.
Sementara wilayah yang sudah sempat teraliri listrik pun sempat kembali mengalami pemadaman. Imbasnya, layanan seluler, perbankan, hingga transportasi umum mengalami gangguan.
Pemadaman Bergilir sampai Sore
|
Foto: Suasana di Bundaran HI saat listrik padam (Adhi-detik)
|
PT PLN (Persero) menyatakan, pemadaman bergilir masih akan berlangsung hingga sore nanti. Sebab, PLN sedang melakukan perbaikan sistem imbas padamnya listrik secara massal di Jabodetabek dan sekitarnya.
Demikian disampaikan Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).
"Sampai dengan siang, sore mohon maaf, MLS (Manual Load Shedding) atau bergilir masih terjadi," kata Sripeni.
Sripeni tak bisa memastikan pemadaman bergilir ini berapa jam sekali. Namun, dia berharap semakin lama semakin sedikit.
"Saya belum mendapat masukan berapa jam, tapi bergilir tapi mudah-mudahan akan segera masuknya pembangkit besar, jumlah yang bergilir semakin sedikit, semakin sedikit," ungkapnya.
Soal lokasinya, dia juga belum bisa memaparkan. Dia berharap, masalah pemadaman listrik ini selesai malam nanti.
"(Area) Nanti kami informasikan, saya tidak bawa data," ujarnya.
"Mudah-mudahan nanti malam, saya mengharapkan target itu sore jam 4, itu akan dua unit PLTU masuk 1.000 mega, PLTU lainnya akan masuk juga menjelang malam," tutupnya.











































