Listrik Padam Bikin Penjual Online Kocar-kacir

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 06 Agu 2019 11:47 WIB
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta - Pemadaman massal (blackout) yang terjadi kemarin membuat dunia usaha kelabakan. Salah satunya industri belanja online atau e-commerce.

Bagaimana tidak, padamnya listrik yang terjadi pada Minggu kemarin cukup luas yang mencakup Jabodetabek dan sebagian pulau Jawa. Bahkan di beberapa tempat pemadaman listrik terjadi hingga belasan jam.

Kabid Humas Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Astrid Warsito mengatakan, dampak listrik mati sangat mempengaruhi sistem operasional para perusahaan e-commerce. Perusahaan berupaya untuk memastikan pelayanan tak terganggu.

"Blackout kemarin kan berdampak pada operasional. Itu maksudnya. Tiap pemain masih konsolidasi internal untuk make sure semua berjalan normal," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (6/8/2019).


Untuk saat ini para pelaku e-commerce fokus pada proses pengiriman barang. Tujuannya agar para pembeli tidak kecewa dengan gangguan pengiriman.

"Saat ini fokus kami ya itu proses delivery ke pelanggan, akses ke CS terjaga. Sehingga menjaga kepercayaan pelanggan untuk terus berbelanja online," tambahnya.

Pihaknya pun berharap pihak yang berkepentingan bisa segera menyelesaikan permasalahan ini. Sebab pasokan listrik sangat penting bagi perusahaan teknologi seperti e-commerce.

Simak Video "Tergiur E-Commerce, Twitter Uji Coba Fitur Belanja"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)