ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 06 Agu 2019 16:20 WIB

Listrik Padam Massal, PLN Perlu Ganti Rugi Hal Ini Juga

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Suasana listrik padam massal/Foto: Ari Saputra Suasana listrik padam massal/Foto: Ari Saputra
Jakarta - PLN diminta tidak hanya memberikan kompensasi ganti rugi material saja dalam kasus pemadaman listrik massal. Kerugian imaterial juga harus diperhatikan PLN.

Apa saja kerugian imaterial yang perlu diperhatikan?

"Kerugian imaterial itu harus jadi perhatian, imaterial itu kaya apa? Bayangkan hari minggu itu masyarakat panik keluar rumah berhamburan, panik bingung, mau cari makan listrik mati semua tutup semua jadinya," kata Rizal di Gedung Kementerian Perdagangan, Selasa (6/8/2019).


Paling penting, menurut Rizal kerugian imaterial menyangkut psikologis masyarakat, terutama bagi anak-anak. Menurut Rizal anak-anak belum tentu siap menghadapi kepanikan akibat pemadaman listrik.

"Itu kan psikologis, orang dewasa ya biasa. Tapi kalau anak-anak gimana? SD, SMP, SMA, mereka nggak bisa nikmati hari libur, dan nggak bisa siapin keperluan untuk sekolah besok," kata Rizal.

"Malah katanya ada yang liburin sekolah di hari Senin, kan rugi habisin waktu sehari," tambahnya.


Rizal menambahkan PLN perlu menghitung kerugian imaterial tersebut, khususnya untuk psikologi anak-anak.

"Itu kerugian luar biasa sifatnya imaterial dan psikologis untuk anak-anak menyangkut masa depan. Itu perlu jadi konsiderasi PLN jangan hanya material saja yang disiapkan," ujar Rizal.

Sebagai informasi, PLN sendiri memberikan kompensasi kepada 22 juta pelanggan di Jakarta, Jabar, hingga Banten imbas pemadaman listrik besar-besaran. Total nilai kompensasi yang akan dibayarkan PLN senilai Rp 865 miliar..

Simak Video "Sidang Ikan Koi Mati Berlanjut, Petrus Yakin Menang Gugat PLN"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com