Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 08 Agu 2019 11:54 WIB

PGN Buka Kerja Sama Swasta Bangun Jargas untuk 3,1 Juta Rumah

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi/Foto: dok. PGN Ilustrasi/Foto: dok. PGN
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) ditugaskan untuk membangun jaringan gas (jargas) ke seluruh rumah di Indonesia. Ada sekitar 4.135.555 sambungan rumah (SR) yang harus dibangun dari 2020 hingga 2025.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menerangan dari 2020 hingga 2021 perusahaan akan membangun jargas untuk 1 juta SR. Sekitar 500 ribu SR akan dibangun menggunakan dana PGN, sisanya berasal dari APBN.

"Untuk jargas saya tekankan berbagai macam pembiayaan pertama kita memang pakai APBN. Kami juga punya pembiayaan pakai kemampuan kita untuk 500 ribu SR, selesainya di akhir 2021," ucapnya dalam acara Ngopi BUMN di SG8 Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (8/8/2019).


Lalu untuk sisanya, sekitar 3,1 juta SR jargas akan dibangun dari 2022 hingga 2025. Nah untuk membangun sisanya itu PGN tidak akan lagi menggunakan APBN.

Jika dirinci, pada 2022 PGN akan membangun 700 ribu SR, lalu 2023 juga 700 ribu SR, begitu juga dengan 2024 700 ribu SR. Sementara pada 2025 ditargetkan akan terbangun 1.035.555 SR.

PGN akan membangun jargas tersebut dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KPBU, lewat skema availability payment (AP) atau KPBU-AP. Pihaknya saat ini tengah berdiskusi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk skema tersebut.

"Untuk 3,1 juta SR sudah dibahas dengan Kemenkeu. Kita akan siapkan. Untuk KPBU kan perlu dokumen seperti feasibility study hingga finalisasi. Kita masih dalam tahapan persiapan. Harapannya dengan itu kita bisa tender undang investor," tambahnya.


Proses tender diharapkan bisa dilakukan mulai 2022. Namun perusahaan tengah mempercepat pembangunan 1 juta SR jargas agar skema KPBU-AP bisa segera dilakukan.

"Namun kita akan speed up 1 tahun. Sehingga bisa dimulai di awal 2021. Untuk itu perlu kejar waktu, siapkan semua dokumen untuk proses KPBU," tutupnya.

Dalam menyediakan pasokan gas untuk rumah tangga di seluruh Indonesia PGN akan membaginya menjadi dua wilayah. Untuk wilayah Indonesia tengah hingga barat akan dibangun jargas, sementara Indonesia tengah ke timur distribusinya menggunakan gas cair atau LNG.

Untuk wilayah timur PGN akan membangun storage LNG. Ada tiga storage LNG yang menjadi hub yakni di Papua, Kalimantan dan wilayah Nusa Tenggara. Hub itu yang akan menghubungkan ke storage LNG di tingkat kecamatan.

Simak Video "Menteri Jonan Resmikan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga di Pasuruan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com