Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 12:05 WIB

Belum Ada Pipa, Begini Siasat PGN Jualan Gas di Jateng

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Jawa Tengah merupakan satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang belum terhubung infrastruktur pipa gas bumi. Padahal permintaan akan gas bumi di Jateng cukup besar, baik dari konsumen rumah tangga maupun industri.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) pun menyiasatinya dengan memasok gas bumi dalam bentuk compressed natural gas (CNG). Produk gas itu dibawa dari sumber gas di wilayah Jatim dan Jabar menggunakan kendaraan.

CNG itu salah satunya dipasok ke Semarang untuk memenuhi kebutuhan di Kawasan Industri Tambak Aji. Pasokan itu disalurkan melalui Stasiun Penurun Tekanan (Pressure Reducing Station/PRS) Tambak Aji.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama menjelaskan untuk rata-rata hari biasa, gas bumi yang dipasok PGN untuk sektor industri dan rumah tangga di wilayah Semarang, dikonsumsi sekitar 220.000-250.000 meter kubik per bulan. Sedangkan pemakaian rata-rata gas bumi untuk sektor rumah tangga di tahun 2019 sebesar 22.000 meter kubik per bulan, yang mengalami kenaikan 37% dibandingkan dengan tahun 2018.


"Pasokan gas bumi dalam bentuk CNG yang tersedia di Stasiun Penurun Tekanan PRS Tambak Aji angkanya memang berada di atas angka konsumsi gas bumi rumah tangga, bahkan kenaikan konsumsi gas bumi masih dalam cakupan volume gas bumi yang tersedia di PRS Tambak Aji," ujar Rachmat di Semarang, Jateng, Kamis (3/10/2019).

Semarang, lanjut Rachmat, merupakan kota di Jawa Tengah yang dipilih PGN untuk diaktifkan kembali kegiatan operasionalnya pada tahun 2014 lalu. Sebelumnya sempat terhenti beroperasi pada periode tahun 2000-an sebagai pelaksanaan peran pengelola gas bumi domestik.

PGN juga melakukan pengembangan wilayah di Kawasan Industri Wijaya Kusuma. Pada tahun 2016, PGN juga menerima penugasan pengoperasian Jargas APBN di Kota Semarang dan Blora.


Belum Ada Pipa, Begini Siasat PGN Jualan Gas di Jateng


Simak Video "Kemunculan Sumber Gas Gegerkan Warga Glagah Lamongan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com