Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 15:10 WIB

Mulai Banyak Peminatnya, Berapa Sih Harga Gas di Semarang?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Semarang - Semarang dan sebagian besar kota di Jawa Tengah belum tersambung pipa gas bumi. Padahal peminatnya cukup besar di provinsi ini.

Sales Area Head PGN Semarang Heri Frastiono menjelaskan, untuk menunjang permintaan saat ini pihaknya menjual gas melalui Stasiun Penurun Tekanan (Pressure Reducing Station/PRS) Tambak Aji.

PRS ini menyalurkan compressed natural gas (CNG) ke konsumen yang pasokannya dibawa dari sumber gas di wilayah Jatim dan Jabar menggunakan kendaraan darat.

"PRS Tambak Aji sendiri saat ini telah melayani 97 pelanggan rumah tangga dan 13 pelanggan industri. Untuk pelanggan rumah tangga di awal sebetulnya ada 150 tapi berkurang karena kena pembangunan jalan tol," kata Heri di Semarang, Jateng, Kamis (3/10/2019).

Heri menjelaskan untuk harga gas sendiri untuk pelanggan rumah tangga untuk RT 1 Rp 3.333 per meter kubik. Kelompok RT 1 adalah kelompok rumah tangga pengguna listrik 1.300 VA.


"Sementara untuk kelompok RT 2 tarifnya Rp 4.000 per meter kubik," tambahnya..

Sedangkan untuk pelanggan industri dibagi menjadi beberapa kelompok yang dinamai bronze. Untuk bronze 1 dihargai Rp 6.300 per meter kubik. Sementara untuk kelompok bronze 2 ke atas dihargai US$ 14,8 per MMBTU.

Sekadar informasi, gas bumi yang dipasok PGN untuk sektor industri dan rumah tangga di wilayah Semarang, dikonsumsi sekitar 220.000-250.000 meter kubik per bulan.

Sedangkan pemakaian rata-rata gas bumi untuk sektor rumah tangga di tahun 2019 sebesar 22.000 meter kubik per bulan, yang mengalami kenaikan 37% dibandingkan dengan tahun 2018.



Simak Video "Ledakan Pabrik Gas di India Tewaskan 4 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com