Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 16:25 WIB

Murah Mana Pakai Jargas atau Gas Tabung?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Meski belum dilewati pipa gas bumi, masyarakat Semarang mulai menjajal jaringan gas (jargas) untuk kebutuhan rumah tangganya. Mereka merasakan adanya penghematan yang cukup besar ketimbang menggunakan gas tabung.

Sales Area Head PGN Semarang Heri Frastiono mengatakan harga gas sendiri untuk pelanggan rumah tangga untuk RT 1 Rp 3.333 per meter kubik. Kelompok RT 1 adalah kelompok rumah tangga pengguna listrik 1.300 VA.

"Sementara untuk kelompok RT 2 tarifnya Rp 4.000 per meter kubik," ujarnya di Semarang, Jateng, Kamis (3/10/2019).

Dia mengaku sudah melakukan pertimbangan antara penggunaan jargas rumah tangga dengan gas tabung. Untuk 1 kg gas tabung sendiri setara dengan 1,25 meter kubik jargas.

Nah jika dibandingkan dengan gas tabung 3 kg yang harganya sekitar Rp 18-20 ribuan. Nah jika gas tabung 3 kg setara 3,75 meter kubik atau anggap saja 4 meter kubik maka uang yang dikeluarkan sekitar Rp 13.332.

"Itu kan gas 3 kg yang disubsidi. Kalau dibandingkan yang 12 kg, jauh lebih murah," tambahnya.


Harga gas tabung 12 kg sendiri saat ini sekitar Rp 150 ribu. Sementara jargas setara dengan 15 meter kubik.

Jika dikalikan dengan tarif jargas RT 1 tarifnya setara Rp 49.995. Kalau pun dikalikan dengan harga RT 2 uang yang dikeluarkan Rp 60 ribu.

Tidak hanya soal harga, jargas dianggap lebih praktis dibanding gas tabung. Sebab kompor rumah selalu tersambung jargas, sementara tabung harus mau beli ke warung jika habis.

"Jadi enggak perlu beli angkat-angkat tabung. Terus kalau langka mau beli di mana? Kalau kita kam 24 jam tersambung," tutupnya.

Pasokan jargas rumah tangga di Semarang sendiri berasal dari Stasiun Penurun Tekanan (Pressure Reducing Station/PRS) Tambak Aji. PRS ini menyalurkan compressed natural gas (CNG) ke konsumen yang pasokannya dibawa dari sumber gas di wilayah Jatim dan Jabar menggunakan kendaraan darat.

PRS Tambak Aji sendiri saat ini melayani 13 pelanggan industri dan 97 pelanggan rumah tangga. Sebelumnya ada 150 pelanggan rumah tangga. Kemudian jumlahnya berkurang lantaran pelanggannya tergusur pembangunan tol.



Simak Video "Menteri Jonan Resmikan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga di Pasuruan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com