Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Okt 2019 11:01 WIB

Bright Gas 5,5 Kg Cuma Rp 5.000 di Tasikmalaya, Begini Cara Belinya

Angga Laraspati - detikFinance
Foto: Dok Pertamina Foto: Dok Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menggelar program Trade in Bright Gas dengan harga promo Rp. 5.000. Caranya, tukarkan dengan 2 tabung gas 3Kg dan bayar pakai aplikasi LinkAja atau MyPertamina.

"Selain lewat Trade-in ini, masyarakat dapat memperoleh Bright Gas dengan harga normal di agen dan SPBU Pertamina, outlet dan mini market, serta layanan Home Delivery (pesan antar) melalui Pertamina Contact Center 135," ujar Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami dalam keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).


Program tersebut digelar di Tasikmalaya Oktober Festival 12-15 Oktober dalam rangka memperingati hari jadi kota Tasikmalaya. Dewi menjelaskan partisipasi Pertamina MOR III pada ajang ini merupakan upaya perseroan untuk memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap bahan bakar LPG non subsidi.

Salah satu pengunjung yang ikut dalam program promo Bright Gas, Sania (28), mengatakan bahwa sudah lama ia berniat menukar tabung LPG dengan Bright Gas.

"Saya sudah lama berniat menukar tabung LPG menjadi Bright Gas karena isi ulangnya bisa lebih lama dan dihitung-hitung jadi lebih irit. Ketimbang dengan tabung kecil, tiap minggu harus ganti," ujarnya.

Tak hanya trade in, pada kegiatan tersebut Pertamina juga mengadakan demo memasak dan sosialisasi penggunaan LPG aman. Selain itu ada juga permainan menarik yang berhadiah merchandise Pertamina.


Dewi menambahkan, Bright Gas merupakan LPG non subsidi dari Pertamina. Bright Gas memiliki aspek keamanan yang unggul, yakni teknologi katup ganda (double spindle valve system) serta safety valve, yang dapat 'mengunci' apabila sewaktu-waktu terjadi tekanan dalam tabung.

LPG ini juga dilengkapi hologram berwarna (optical color switch) untuk mencegah pemalsuan. Tutup tabung Bright Gas turut dilengkapi dengan QR Code, yang dapat dipindai untuk melihat asal tabung LPG tersebut.

Simak Video "Elpiji Melon Rencananya Tak Dijual Bebas, Apa Alasannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com