Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 18 Okt 2019 18:20 WIB

Semua Papua Berlistrik di 2020, Begini Strateginya

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Papua Berlistrik (Anisa Indraini/detikcom) Foto: Papua Berlistrik (Anisa Indraini/detikcom)
Jakarta -

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Papua dan Papua Barat. Upaya tersebut dilakukan lewat program bertajuk "1.000 Renewable Energy for Papua".

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi F.X Sutijastoto mengatakan, program ini merupakan program lanjutan dari Program Ekspedisi Papua Terang (EPT) 2018. Program ini diharapkan dapat mencapai target rasio elektrifikasi 100% pada tahun 2020.

"Masih ada 1.724 desa yang gelap gulita, dari jumlah desa sebanyak 7.358 desa, oleh karena itu PLN meluncurkan Program 1.000 Renewable Energy for Papua," katanya dalam sambutan peluncuran program di Jakarta, Jumat (18/10/2019).


Berdasarkan data Kementerian ESDM, Rasio Elektrifikasi (RE) di Provinsi Papua adalah 94,28% dan Papua Barat 99,99%, sehingga saat ini RE di dua provinsi itu adalah sebesar 95,75% yang dicapai melalui kontribusi PLN 58,25%.

Hingga akhir tahun 2019, perkiraan Rasio Elektrifikasi (RE) di Provinsi Papua adalah sebesar 96,79% dan Provinsi Papua Barat sebesar 99,99%. Sehingga akhir tahun 2019 masih ada 1.123 desa gelap gulita.


Untuk diketahui, sebelumnya Ekspedisi Papua Terang telah diikuti oleh lebih dari 500 orang yang terdiri dari mahasiswa lima Perguruan Tinggi Negeri (PTN), akademisi, pegawai PLN yang menjadi relawan, TNI AD dan LAPAN. Mereka disebar ke 415 desa dari lima posko, yaitu Posko Jayapura, Posko Wamena, Posko Nabire, Posko Timika, dan Posko Merauke.



Simak Video "Latar Belakang Pemuda Papua yang Sambangi KSP: Mahasiswa hingga Pilot"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com