Kalau Swasta Jual Avtur, Garuda Mau Beli?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 26 Nov 2019 13:57 WIB
Foto: Ilustrasi Garuda Indonesia (Shinta/detikTravel)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Kementerian BUMN dan Pertamina menyesuaikan harga avtur. Kalau tidak, Budi Karya menegaskan akan mengundang operator avtur lain.

Kalau ada penjual avtur lain selain Pertamina apakah maskapai akan berpindah dari Pertamina?

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah menyatakan pihaknya tidak ingin berandai-andai. Yang jelas sebagai pembeli dia akan melihat pilihan yang ada.

"Jangan berandai-andai aja lah. Kita pembeli kan fakta aja lah," ucap Pikri di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).


Dia mengatakan kalau ada pilihan lain dengan harga yang berbeda pihaknya pasti akan mempertimbangkan pilihan lain.

"Misal begini, pak ada bakwan harga Rp 1.000, yang lain Rp 500. Ya nanti kita lihat," ucap Pikri.

Pikri berharap agar harga avtur dunia tidak naik, apalagi jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pasalnya, harga avtur bisa mempengaruhi harga tiket.

"Avtur ya kita doakan aja lah harga dunia turun itu. Kita doakan harga dunia agar tidak naik," harap Pikri.


Sebelumnya, Budi Karya meminta Pertamina dan Kementerian BUMN untuk menyesuaikan harga avtur. Kalau tidak disesuaikan, dia akan meminta operator avtur lain untuk masuk menyediakan bahan bakar untuk maskapai.

"Secara khusus kami sampaikan ke Kementerian BUMN sambil re-balancing kami sudah minta operator avtur lain untuk masuk. Jadi kalau tidak turun kami minta toleransi untuk yang lain masuk," ucap Budi Karya saat rapat bersama Komisi V DPR, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Simak Video "Pramugari Garuda Pakai Face Shield Ketimbang Baju APD, Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)