Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Jan 2020 11:23 WIB

Listrik Padam Imbas Banjir, Anies: Pasokan Sudah Jauh Lebih Baik

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Faisal Javier Anwar/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau pasokan listrik wilayah terdampak banjir di Posko Siaga Banjir PLN Unit Induk Distribusi Jakarta, Kamis malam (2/1/2019). Dari pantauan Anies, kondisi listrik sudah lebih baik dibanding hari sebelumnya.

"Kita lihat hari ini, kondisi pasokan listrik sudah jauh lebih baik dibandingkan kemarin. Dari peta PLN sebagian besar yang semalam padam sudah menyala," kata Anies dalam keterangan tertulis, Jumat (3/1/2019).

Hingga pukul 07.00 WIB, dari total 5.740 gardu distribusi terdampak banjir di Jabodetabek sebanyak 4.864 atau sebesar 85% sudah menyala. Sementara, 876 gardu distribusi masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.


Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di Jabodetabek yaitu Cengkareng, Bandengan, Kebun Jeruk, Jasinga, Nanggung, Cibitung, dan Wanasari. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.

"Saya memahami masyarakat membutuhkan listrik, apalagi untuk membersihkan bekas banjir. Namun, PLN tentu perlu berhati-hati untuk menyalakan listrik di daerah terdampak banjir. Keamanan masyarakat harus yang utama," tambah Anies.

Sementara untuk wilayah Banten, dari 598 gardu distribusi yang terdampak banjir, sebanyak 480 gardu distribusi atau 80% telah menyala dan 118 gardu distribusi masih dipadamkan sementara. Banten Selatan menjadi daerah yang masih banyak mengalami pemadaman sementara karena wilayahnya masih banyak tergenang air. Kemudian untuk wilayah lainnya seperti Serpong, Cikokol, dan Teluk Naga sebagian besar telah menyala.


Lebih lanjut, sebelum menyalakan aliran listrik PLN akan memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

"Kami berusaha semaksimal mungkin, lebih dari 3.200 personil kita turunkan untuk inspeksi. Daerah yang memang sudah diidentifikasi aman dan sudah mendapat persetujuan dari kepala lingkungan pasti kami nyalakan," terang Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka.

Simak Video "Rugi Rp 40 T Akibat Corona, Anies Potong 50% Tunjangan PNS DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com