Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Jan 2020 11:33 WIB

Masih Banyak SPBU Ogah Buka-bukaan Data BBM

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemerintah mendorong stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memakai IT nozzle atau alat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berbasis teknologi untuk mencegah penyimpangan dalam hal penyaluran. Namun, kini realisasinya masih minim.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, dari 5.000 IT nozzle yang akan dipasang, baru setengahnya yang terealisasi. Artinya masih banyak SPBU yang belum memasang nozzle.

"Dari 5.000 IT nozzle yang akan dipasang, kenyataannya pelaksanaannya baru 50% sisanya ini masih banyak keengganan-keengganan terutama SPBU-SPBU yang non BUMN," katanya di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).


Terkait hal tersebut, Arifin akan meminta Telkom mempercepat digitalisasi nozzle ini. Kemudian, juga meminta dukungan pemerintah daerah dan Kepolisian.

"Kami minta Telkom tentu saja perlu dukungan aparat setempat, dari pimpinan daerah maupun kepolisian setempat untuk support pemasangan IT ini," ujarnya.


Arifin juga menuturkan, ke depan pihaknya juga mencari skema agar penyaluran BBM lebih tepat sasaran.

"Ke depan menggunakan sistem mekanisme penyaluran baru untuk bisa menyalurkan BBM tepat sasaran," ungkapnya.

Simak Video "Ngeri! Detik-detik SPBU Ambarawa Porak-poranda Diterjang Angin Kencang"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com