Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 17 Jan 2020 18:45 WIB

Freeport Siapkan Investasi Rp 280 Triliun hingga 2041

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengalokasikan investasi sebesar US$ 20 miliar atau setara dengan Rp 280 triliun (kurs Rp 14.000) dalam 20 tahun ke depan atau hingga 2041. Artinya, tiap tahun Freeport akan investasi US$ 1 miliar di Papua.

Demikian disampaikan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).

"Kita sudah investasi Papua US$ 15 miliar atau Rp 200 triliun. Ke depan akan investasi US$ 20 miliar dalam 20 tahun ke depan, jadi kira-kira US$ 1 miliar per tahun sekitar Rp 14-15 triliun per tahun," katanya.


Dia mengatakan, investasi itu untuk penambangan bawah tanah. Dia bilang, selama penambangan Freeport akan terus mengeluarkan biaya.

"Untuk investasi tambang bawah tanah, itu development tambang bawah tanah akan terus berlangsung," katanya.

Lanjut Tony, besarnya investasi Freeport di Papua akan memberikan dampak khususnya di bidang ekonomi. Apalagi, 51% saham Freeport kini dimiliki Indonesia.

"Yang penting adalah, saya katakan 51% dimiliki Indonesia dan dari 51% itu 10% punya Papua, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, dan hasilnya bisa dimanfaatkan pembangunan Papua," katanya


"Dan tentu saja investasi yang sebesar itu masuk ke Papua setiap tahunnya akan men-create multiplier effect yang sangat besar," tutupnya.


Freeport Siapkan Investasi Rp 280 Triliun hingga 2041


Simak Video "Pertama Kalinya! Freeport Dipimpin Putra Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com