Inalum-Vale Sudah Sepakati Harga Divestasi Saham

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Selasa, 21 Jan 2020 09:25 WIB
Kantor Inalum/Foto: Rachman Haryanto
Kuala Tanjung - Salah satu tugas yang tengah dikebut PT Inalum (Persero) setelah dibentuknya holding BUMN pertambangan atau MIND ID adalah mengambil alih 20% saham PT Vale Indonesia Tbk. Hal ini menyusul kesepakatan MIND ID dan Vale Indonesia bersama pemegang sahamnya, Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) untuk mengambil alih 20% saham divestasi Vale ke Indonesia.

Direktur Utama Inalum Orias Petrus Moedak mengatakan kedua belah pihak telah menyepakati harga saham yang akan dibayar. Meski masih enggan menyebut berapa angka yang disepakati, Orias bilang pada Februari mendatang dilakukan internal approval sebelum dilakukan penandatanganan kesepakatan pada Maret.

"Untuk Vale kita akan internal approval di Februari masing-masing. Harganya sudah sepakat semua," katanya saat ditemui di kantor pusat Inalum di Kuala Tanjung, Senin (20/1/2020).


Dia bilang, setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan harga maka pembayaran diproyeksi tuntas enam bulan setelahnya. Pengambilalihan saham ini akan menggunakan dana internal holding tambang.

"Kita close pembayaran biasanya sekitar enam bulan lagi setelah tanda tangan," kata Orias.


Seperti diketahui, pemerintah telah menunjuk MIND ID untuk mengambil saham divestasi Vale. Divestasi 20% saham Vale merupakan kewajiban dari amandemen kontrak karya (KK) di tahun 2014 antara Vale dan pemerintah yang harus dilaksanakan dalam lima tahun setelah amandemen tersebut.

KK Vale akan berakhir 2025 dan dapat diubah atau diperpanjang menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sesuai peraturan perundangan-undangan. Pemegang saham Vale saat ini antara lain VCL 58,73%, SMM 20,09% dan publik 20,49%. Dengan kepemilikan 20% di Vale dan 65% di PT Aneka Tambang Tbk maka MIND ID memiliki akses pada salah satu satu cadangan dan sumber daya nikel terbesar dan terbaik di dunia.


Inalum-Vale Sudah Sepakati Harga Divestasi Saham


Simak Video "Isu Denny JA Tagih Jabatan ke Luhut, Ini Jawaban Kementerian BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/ara)