Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 04 Feb 2020 18:10 WIB

ESDM Mau 'Sulap' Lubang Bekas Tambang Jadi PLTS

Hendra Kusuma - detikFinance
Destinasi Bekas Tambang di Indonesia Ilustrasi Bekas Tambang/Foto: d'Traveler
Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menyulap lubang bekas tambang sebagai lokasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan tanaman-tanaman yang mengandung energi baru terbarukan (EBT).

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan program tersebut masuk dalam prioritas Kementerian ESDM di tahun 2020.

"Bekas tambang yang ditinggalkan tersebar di daerah, kita minta di program lahan bekas tambang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga surya atau biodiesel," kata Arifin di ruang rapat Komite II DPD, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Arifin menyebut, tanaman EBT yang akan ditanam di kawasan lubang bekas tambang seperti kemiri sunan yang menjadi sumber biodiesel. Adapun program reklamasi lubang bekas tanam ini akan dilakukan seluas 7.000 hektar di sepanjang tahun 2020.

Salah satu wilayah yang akan dilakukan reklamasi adalah Bangka Belitung. Dia mengaku sudah menemui kepala daerah terkait dengan pemasangan PLTS.

Nantinya PLTS yang akan dibangun di atas lubang bekas tambang ini bisa dimanfaatkan untuk sistem listrik daerah pariwisata dan sekitarnya. Kementerian ESDM sendiri akan membangun 30 unit di Bangka Belitung pada 2020.

"Kami sudah bertemu gubernur dan bupati mengembangkan daerah menjadi daerah wisata, dan bisa dipasang PLTS sehingga bisa menghasilkan listrik untuk wilayah sekitar, 1 hektar kita generate 1 Mw. Kalau di bangka 100 hektar maka 100 Mw itu bisa bantu sektor pariwisata," ujarnya.



Simak Video "Harga Elpiji 3 Kg Bakal Naik Jadi Rp 35.000"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com