Perhatian! Petugas PLN Tak ke Rumah, Lapor Meteran Via WA

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 25 Mar 2020 16:35 WIB
Lapor tagihan listrik pascabayar April cukup kirim angka meteran
Foto: Dok. PLN Disjaya
Jakarta -

Dalam rangka physical distancing menghadapi wabah virus corona, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mengubah cara pembacaan meter untuk tagihan rekening listrik April 2020 bagi pelanggan pascabayar. Pelanggan diminta untuk mengirimkan Identitas (Id) Pelanggan dan foto angka yang terdapat pada kWh meter melalui email maupun aplikasi WhatsApp (WA)

Pelanggan cukup mengirimkan 1 kali saja selama periode 23-29 Maret 2020.

"Supaya aman dan nyaman dalam masa darurat bencana wabah Covid-19 khususnya di Jakarta, kita ikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi pertemuan antar orang sementara waktu. Karenanya dimohon warga Jakarta dan sekitarnya berpartisipasi aktif dalam pembacaan meter PLN," jelas Ikhsan Asaad, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (25/3/2020).

Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya dapat mengirimkan ID Pelanggan dan foto angka kWh meter sesuai dengan wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang melayani.

"Pelanggan PLN cukup di rumah saja dan mengirimkan via online angka kWh meternya. Setelah itu pembayaran juga bisa dilakukan melalui online, tidak perlu banyak tatap muka," kata Ikhsan.


Pembayaran rekening listrik bisa dilakukan secara online melalui internet banking, mobile banking, situs belanja online seperti tokopedia, bukalapak, Lazada dan Shopee maupun dompet digital seperti gopay, ovo, dan dana.

Bagi pelanggan Pascabayar yang tidak dapat mengirimkan ID Pelanggan dan Foto angka kWh Meter selama periode tersebut, maka Tagihan Listrik April 2020 akan dilakukan dengan perhitungan rata2 pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir sesuai Peraturan PLN dalam masa darurat Covid-19.

Nomor kontak maupun email UP3 PLN Disjaya bisa dilihat pada foto di bawah ini:

Pelanggan PLNFoto: Dok. PLN Disjaya


Simak Video "Ini Penjelasan PLN soal Tarif Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)