Penjelasan Lengkap Harga Minyak Dunia Minus

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 21 Apr 2020 20:00 WIB
Harga Minyak Anjlok
Ilustrasi minyak dunia/Foto: Reuters

Sebenarnya ini lebih karena posisi kontrak. Harga yang rendah itu adalah posisi kontrak yang berakhir 21 April waktu Amerika Serikat (AS). Saat ini harga acuan masih mengacu ke kontrak tersebut.

Seiring waktu yang sudah hampir berakhir, tidak ada yang mau membeli minyak di kontrak tersebut. Sekarang pembeli sudah terkonsentrasi di kontrak yang berakhir 19 Mei. Harga minyak light sweet untuk kontrak 19 Mei masih normal, berada di atas US$ 20/barel.

"Semua orang mau menjual (light sweet di kontrak April), tetapi tidak ada yang membeli. Harga sudah serendah mungkin, tetapi tetap tidak ada yang mau beli," kata Phil Flynn, Senior Market Analyst di Price Futures Group, seperti dikutip dari Reuters.

Sementara harga minyak jenis Brent nyaman bertahan di atas US$ 20/barel, tepatnya di US$ 25,94/barel pada pukul 07:55 WIB. Harga ini menunjukkan posisi kontrak yang berakhir 29 April.


Harga Brent memang lebih stabil ketimbang light sweet. Ini karena light sweet adalah minyak acuan di AS dan sejumlah negara lain yang tidak banyak dipakai di tempat lain.

Selain itu, AS justru terus memompa minyak mereka meski harga sudah anjlok lebih dari 60% sepanjang tahun ini. US Energy Information Administration mencatat stok minyak AS di Cushing (Oklahoma) pada pekan yang berakhir 10 April berada di 503,61 juta barel. Naik dibandingkan pekan sebelumnya yaitu 484,37 juta barel. Sejak awal tahun, stok minyak Negeri Adidaya bertambah 16,83%.



Simak Video "Harga Minya Dunia Anjlok, Jokowi: Manfaatkan Peluang Ini"
[Gambas:Video 20detik]

(acd/hns)