Harga BBM Mesti Turun, Pengamat: Pertamax Harusnya Rp 4.540/Liter

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 30 Apr 2020 13:46 WIB
perbandingan harga bbm pertamina shell total pertamax
Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis
Jakarta -

Pemerintah diminta untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya harga BBM yang berlaku sekarang dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengatakan harga BBM jenis Pertamax harusnya sudah berada di Rp 4.540 per liter pada 1 Mei 2020. Hal itu berdasarkan formula penghitungan harga dalam Keputusan Menteri ESDM No. 62K/MEM/2020 tertanggal 28 Februari 2020.

"Harusnya ini sudah turun,Pertamax harusnya Rp 4.540 per liter pada 1 Mei. Itu kan formulanya jelas," ungkap Yusri kepada detikcom, Kamis (30/4/2020).

"Perhitungannya bulanan berdasarkan 2 parameter penentu harga dasar BBM, yaitu nilai rata rata MOPS atau Argus dan nilai tukar dolar Amerika, kemudian ditambah 10% untuk keuntungan badan usaha" lanjutnya.

Yusri menjelaskan bahwa dalam Kepmen ESDM perhitungan BBM dihitung bulanan. Dalam hal ini harga per 1 Maret acuannya dihitung pada periode 24 Maret hingga 25 April.

Dari perhitungannya asumsi harga minyak sesuai MOPS rata-rata berada di harga US$ 23 sementara nilai tukar mata uang sebesar Rp 15.800 per dollar AS. Perlu diketahui satu barel minyak berisi 159 liter.

Kemudian dia menyatakan ada asumsi Rp 1.800 per liter untuk menghitung pajak Pemerintah, biaya pengadaan, hingga penyimpanan. Ditambah 10% margin dari harga dasar.

Formula perhitungan yang digunakan untuk menghitung BBM setara Pertamax (RON 92) adalah sebagai berikut:

Harga dasar (harga minyak MOPS dikali nilai tukar) + Rp 1.800/liter + Margin 10%

Dengan formula tersebut didapatkan perhitungan Yusri seperti ini:

Harga dasar: 23 x 15.800 ÷ 159 + 1.800 = Rp 4.086 / liter
Margin 10 %: Rp 4.686 x 10 ÷ 90 = Rp 454 / liter

Dengan hitungan tersebut maka harga jual BBM Pertamax alias RON 92 yang merupakan penjumlahan dari harga dasar dan margin, harusnya menjadi Rp 4.540 per liter.

Kemudian untuk harga jual Petralite, Yusri mengatakan formula di dalam Kepmen menunjukkan bahwa harga BBM RON 90 seharga 99,12% dari harga RON 92. Maka harusnya harga Petralite menjadi Rp 4.500 per liter.



Simak Video "Harga Minyak Anjlok, Trump Borong 75 Juta Barel"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)