Soal Keluhan Tagihan Listrik Naik, PLN: 94% Sesuai Pemakaian

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 06 Mei 2020 14:31 WIB
Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta, Selasa (1/4/2020). Dampak penyebaran pandemi virus COVID-19, Pemerintah mmenggratiskan pembayaran listrik bagi 24 juta masyarakat miskin, untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA gratis biaya listrik selama 3 bulan (April-Juni 2020) sedangkan bagi pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50 persen. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Jakarta -

PLN memastikan tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tidak naik, termasuk rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) dan di atasnya. Tagihan pelanggan yang keluar disebut memang sudah sesuai pemakaian.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, M Ikhsan Asaad mengatakan sejak awal bulan Mei sudah ada 2.200 keluhan pelanggan yang masuk ke contact center PLN Disjaya. Dari situ berdasarkan hasil pengecekan PLN, 94% tagihan pelanggan dinilai sudah sesuai pemakaian.

"Dari data sampai saat ini jumlah pengaduan yang masuk ke contact center kami 2.200, sudah diselesaikan semua. Ternyata 94% angkanya sesuai dengan pemakaian," kata Ikhsan melalui telekonferensi, Rabu (6/5/2020).

Sedangkan untuk 6%-nya, Ikhsan bilang, memang harus ada pengecekan kembali.

"Mungkin pada saat petugas PLN datang rumahnya terkunci, rumahnya kosong bayar Rp 1 juta karena memang diambil data rata-rata 3 bulan," ucapnya.

Dalam beberapa waktu ini PLN akan mencoba memberikan pengertian kepada pelanggan. Jika ada pelanggan yang tak terima, pihaknya akan mendatangi langsung rumah pelanggan tersebut.

"Ini akan segera kita selesaikan dengan komunikasi. Kalaupun pelanggan tidak puas kita akan mendatangi rumah pelanggan agar pelanggan bisa benar-benar memahami kondisi ini," ujarnya.



Simak Video "Tagihan Listrik Naik, Tompi: PLN Harus Perbaiki Komunikasi Publik"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)