7 Langkah Hemat Listrik Selama WFH

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 10 Mei 2020 09:10 WIB
Infogtafis Tagihan Listrik
Foto: Tim Infografis: Fuad Hasim
Jakarta -

Belum lama ini masyarakat ramai-ramai mengeluh tagihan listrik yang bengkak. Banyak yang menilai tagihan listrik ini naiknya tak masuk akal, melebihi tagihan di hari-hari biasa.

PT PLN (Persero) sendiri menilai tagihan yang naik jumlahnya dikarenakan adanya program kerja dari rumah alias work from home. General Manager PLN UID Jakarta Raya, M Ikhsan Asaad mengatakan tanpa disadari konsumsi listrik selama WFH akan meningkat dari pemakaian biasanya hingga menyebabkan lonjakan tagihan.

Berdasarkan data yang didapatkan PLN, selama WFH terjadi peningkatan konsumsi listrik rumah tangga sebesar 6%.

"Di saat semua orang kerja di rumah, banyak kegiatan di rumah itu pasti tagihan listriknya naik. Ada kenaikan konsumsi listrik di rumah tangga 6%," kata Ikhsan dalam video conference bersama wartawan, Rabu (5/6/2020).

Ikhsan mengajak masyarakat jika tak ingin tagihan listriknya bengkak lakukan lah penghematan konsumsi listrik. Mulai dari lampu, kipas angin, hingga AC yang sekiranya pemakaiannya tidak diperlukan maka matikan lah.

"Saya ingin mengajak masyarakat untuk mulai menghemat listrik. Sudah, kalau AC-nya tidak dipakai dimatiin saja. Kalau lampunya tidak digunakan dimatikan saja. Kalau kipas angin tidak dipakai dimatikan saja," kata Ikhsan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa memberikan tips-tips hemat yang bisa diterapkan masyarakat agar tagihan listriknya tidak membengkak kepada detikcom.

Berikut ini tips-tipsnya:

1. Optimalkan pencahayaan alami, kurangi pemakaian lampu di siang hari.

2. Sedapat mungkin tidak menggunakan AC atau pendingin udara di siang hari, manfaatkan ventilasi dan buka jendela ruangan sehingga terjadi sirkulasi udara yang optimal. Pakai kipas angin jika diperlukan. Pendingin udara (AC) menggunakan 50%-60% listrik rumah tangga. Semakin banyak AC dipakai konsumsi listrik makin besar. Di malam hari atur suhu AC pada rentang 21-25 derajat, gunakan timer untuk mengatur lama waktu AC bekerja

3. Usahakan pakai perangkat hemat energi misalnya untuk AC pilih yang tipe inverter, perhatikan daya listrik pompa air, dan pakai lampu LED

4. Sedapat mungkin hemat air untuk mengurangi kerja pompa air. Pompa air berkontribusi 10%-20% dari konsumsi listrik di rumah kita. Semakin banyak pakai air, kerja pompa semakin banyak

5. Pastikan TV mati ketika tidak ditonton, demikian juga dengan komputer khususnya Personal Computer (PC) yang mengkonsumsi daya listrik 50-80 watt

6. Hindari phantom load ini adalah konsumsi listrik dari perangkat listrik seperti TV, komputer, audio/video, microwave dan sebagainya yang ada di posisi stand-by pada saat digunakan. Phantom load secara kumulatif dapat menyumbang 5-10% dari konsumsi listrik kita. Jadi untuk perangkat listrik yang tidak digunakan lebih baik dimatikan total (switch off) dan hindari mode stand by

7. Rasional dalam menggunakan gawai (gadget). Batasi waktu online atau menonton streaming.

Atau lihat juga info grafis di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tips Google Supaya Kerja dari Rumah Selama Pandemi Bisa Efektif!"
[Gambas:Video 20detik]