Masuk New Normal, Konsumsi BBM di Aceh Naik

Agus Setyadi - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2020 16:04 WIB
Peserta mengikuti kompetisi berkendara aman untuk sopir truk tangki BBM di Area Parkir Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/2/2020). Kompetisi yang diselenggarakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yaitu PT Elnusa Tbk yang diikuti 22 peserta dalam rangka bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam mengemudi yang aman dan selamat bagi supir truk tangki BBM. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.
Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Jakarta -

Konsumsi BBM jenis Premium, Pertalite dan Perta series di Aceh mengalami peningkatan lima persen di era new normal. Pertamina memastikan stok BBM di Tanah Rencong tersedia hingga 35 hari ke depan.

"Rata-rata harian konsumsi BBM jenis bensin yaitu Premium, Pertalite dan Perta series di Aceh pada bulan Juni 2020 meningkat lima persen dibandingkan Mei 2020. Konsumsi tercatat 1,7 juta liter per hari dibandingkan bulan lalu 1,6 juta liter per hari. Hal ini ditengarai karena masyarakat yang kembali beraktivitas di luar rumah," kata Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo kepada wartawan, Jumat (12/6/2020).

Sementara konsumsi BBM jenis diesel (Biosolar, Dexlite dan Dex) meningkat lebih besar yakni 37 persen. Konsumsi BBM jenis ini meningkat menjadi 948 ribu liter per hari, dibandingkan konsumsi Mei 2020 sejumlah 693 ribu liter per hari.


Roby meminta masyarakat tak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM dalam menghadapi kondisi kenormalan baru (new normal). Menurutnya, stok BBM yang tersedia di fuel terminal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Tanah Rencong hingga 35 hari ke depan.

"Konsumsi BBM di Provinsi Aceh pada awal penerapan kenormalan baru menunjukkan pergerakan naik," ujarnya.

Sementara terkait ketersediaan elpiji, katanya, mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 14 hari ke depan. Roby memastikan pasokan elpiji di Aceh dalam keadaan aman.

"Penyaluran elpiji di masa awal kenormalan baru sebesar lebih dari 93 ribu tabung per hari," jelas Roby.



Simak Video "Goweser Perempuan di Aceh Berbaju Ketat Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/hns)