Berusia 493 Tahun, Begini Kisah Jakarta Sampai Jadi Pusat Bisnis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 22 Jun 2020 13:59 WIB
Foto udara suasana gedung bertingkat di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Jumat (3/4/2020). Memasuki minggu ketiga imbauan kerja dari rumah atau work from home (WFH), kualitas udara di Jakarta terus membaik seiring dengan minimnya aktivitas di Ibu Kota. Berdasarkan data dari situs pemantauan udara AirVisual.com pada Kamis 3 April pada pukul 12.00 WIB, Jakarta tercatat sebagai kota dengan indeks kualitas udara di angka 55 atau masuk dalam kategori sedang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.
Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Jakarta hari ini merayakan ulang tahun ke 493. Ibu Kota Negara ini adalah satu wilayah yang paling sibuk sebelum COVID-19 melanda. Bagaimana sejarah Jakarta dari sisi perekonomian hingga saat ini?

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengungkapkan Jakarta sejak zaman Belanda memang menjadi pusat perdagangan yang dimulai oleh Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) dan pusat pemerintahan.

Namun tak hanya di Jakarta, Belanda juga membangun pusat-pusat ekonomi seperti di Surabaya, Bandung, Semarang dan kota-kota lainnya.

"Belanda memang membangun kota dengan pusat perekonomian di Jakarta yang diimbangi dengan wilayah lain," kata Piter saat dihubungi detikcom, Senin (22/6/2020).

Dia mengatakan setelah Indonesia merdeka, perekonomian ini mulai terpusat di Jawa utamanya di Jakarta. "Jika kita lihat perputaran uang 80% di Jawa dan mayoritas itu di Jakarta," jelas dia.

Apalagi di era orde lama dan orde baru saat keputusan dilakukan di pusat yakni Jakarta. Membuat kota yang dulunya bernama Batavia ini makin berkembang pesat namun tak diiringi dengan daerah lain.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Genjot Ekonomi RI, Satgas PEN Gelontorkan Rp 137 T"
[Gambas:Video 20detik]