Detik-detik Dirut Holding Tambang Diusir dari Rapat DPR

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 30 Jun 2020 21:11 WIB
gedung MPR/DPR RI di Jalan Gatot
Soebroto, Senayan, Jakarta.
Foto: Lamhot aritonang

Orias mengatakan akan menyampaikan datanya. Nasir lalu menyinggung jika Orias seperti ini lagi, ia meminta agar Orias keluar dari ruangan rapat. Di sinilah kondisinya memanas hingga Nasir menggebrak meja.

"Kalau bapak sekali lagi gini saya suruh bapak ruangan ini," kata Nasir.

"Kalau bapak suruh keluar, izin pimpinan, saya keluar," jawab Orias.

"Bapak bagus keluar, karena nggak ada gunanya bapak rapat di sini. Anda bukan buat main-main dengan DPR ini," katanya nada tinggi sambil menggebrak meja.

Orias sendiri terlihat ikut 'panas' namun berupaya tenang. Ia kemudian menjawab, dirinya datang karena diiundang.

"Saya diundang saya datang," ujarnya.

Nasir masih bernada tinggi mengomentari utang holding tambang. Kembali, ia mengaku khawatir, anak usaha di bawah holding tambang tersandera karena masalah utang.

Nasir kemudian meminta agar Orias diganti. Ia bilang akan menyurati Menteri BUMN Erick Thohir.

"Ini orang suruh utang, utang lagi, utang lagi, saya minta diganti dirut ini. Saya kirim surat pribadi dari fraksi, nanti kami bicara Fraksi Demokrat. Saya akan kirimkan Pak Erick sebagai menteri BUMN," ujarnya.

Rapat yang mulai berlangsung pada pukul 13.15 WIB ini berakhir pada pukul 17.00 WIB. Hingga akhir rapat Orias tetap di ruangan hingga pengambilan kesimpulan.

Video detik-detik debat di Komisi VII bisa disaksikan di bawah.

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(acd/dna)