Hadi Djuraid Meninggal Dunia, Pertagas: Mohon Didoakan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2020 15:43 WIB
PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui anak perusahaannya yakni PT Perta-Samtan Gas terus menggenjot produksi LPG untuk kebutuhan domestik. Terbukti, sejak beroperasi 2013 hingga Juli 2015, Perta-Samtan Gas telah memproduksi LPG sebanyak 421.916 metric ton dan kondesat 1.412.049 bbls. Agung Pambudhy/detikcom.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Manajemen anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertagas baru saja kehilangan komisarisnya Hadi Djuraid. Hadi telah berpulang hari ini, Jumat (17/7/2020). Manager Communication Relations dan CSR Pertagas Zainal Abidin mengatakan, pihaknya sangat kehilangan atas meninggalnya komisaris.

"Pertamina Gas merasa kehilangan akan kepergian beliau. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan diampuni segala kesalahannya. Mohon didoakan yang terbaik untuk almarhum," katanya kepada detikcom.

Terkait penyebab meninggalnya, ia meminta agar ditanyakan secara langsung ke pihak keluarga Hadi Djuraid.

"Untuk penyebabnya mungkin lebih baik ditanyakan langsung ke pihak keluarga ya," ujarnya.

Hadi sendiri ditetapkan sebagai komisaris Pertagas berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Sirkuler 7 Maret 2017. Sementara, sejak Oktober 2016, ia menjabat sebagai staf khusus Menteri ESDM bidang komunikasi.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai staf khusus Menteri Perhubungan bidang komunikasi publik (2014-2016), dewan pengawas Kantor Berita Antara (2012-2013), staf media dan komunikasi Menteri BUMN (2005-2007) dan pernah menjadi wartawan di berbagai media nasional.

Hadi Djuraid lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 19 Desember 1964. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Negeri Malang pada tahun 1990.



Simak Video "Prabowo: Djoko Santoso Pejuang Prajurit yang Hebat"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/fdl)