Berani Korupsi di Pertamina? Siap-siap Dilacak Ahok!

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2020 06:00 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Foto: Rifkianto Nugroho

Ahok mengatakan dirinya digaji hanya untuk menyelamatkan uang Pertamina. Dia menegaskan apapun akan dilakukan demi menjalankan tugas utamanya tersebut.

"Saya ditaruh di sini untuk menyelamatkan uang Pertamina. Saya digaji untuk menyelamatkan uang Pertamina. Ya sudah, saya akan berupaya untuk lakukan," kata Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyatakan tidak akan ada permainan politik demi kepentingan dan keuntungan segelintir orang di Pertamina.

"Walaupun kalian bisa main politik macam-macam, saya kan orang politik, main politik sama saya mah sudah biasa," tegas Ahok.

Bicara soal gaji, Ahok pernah buka-bukaan soal penghasilannya di Pertamina. Dalam acara bincang-bincang bersama Andy. F Noya di instagram @kickandyshow, akhir Juni lalu, Ahok membandingkan gajinya sebagai Gubernur DKI Jakarta dan gajinya sekarang.

Dia menyebutkan gaji pokoknya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2014-2017 lalu sebesar Rp 7 juta per bulan. Dengan tambahan tunjangan uang makan sebesar Rp 30 juta dan mendapatkan fasilitas mobil dinas plus sopir.

Sementara itu Ahok menyebut saat ini gajinya di Pertamina sebagai komisaris utama sebesar Rp 170 juta.

"Kalau gaji Gubernur kan Rp 7 juta lebih sebulan, tunjangan uang makan Rp 30 juta, memang ada mobil dan sopir. Kalau di Pertamina kita bisa dapat Rp 170 juta gaji," ujar Ahok.

Halaman


Simak Video "Ahok Jawab Isu Ditawari Jadi Ketum Partai Hingga Pilih Gabung PDIP"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)