Sering Dikomplain via Medsos, Bos PLN: Kami Terima Lapang Dada

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 12 Agu 2020 18:15 WIB
Laba Bank Mandiri Rp 7,1 Triliun

PT Bank Mandiri Tbk berhasil mencetak laba semester I 2012 sebesar Rp 7,1 triliun pada kuartal II 2012. Angka itu tumbuh 12,69% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 6,3 triliun. Hal ini dikatakan Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, saat diskusi bertajuk Menjadi Lembaga Keuangan yang Selalu Progresissive dan Dihargai di ASEAN, di Grand Ballroom Hotel Intercontinental Midplaza, Senin (6/8/2012). Agung Pambudhy/Detikcom 

1. (Kika) Chief Ekonomist Destry Damayanti, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, Direktur Commercial and Business Banking Sunarso dan Vice President Coordinator Change Management Office Ventje Rahadjo saat diskusi. 
 Pertumbuhan laba Bank Mandiri tak lepas dari sokongan anak-anak perusahaannya, seperti Bank Syariah Mandiri, Aksa Mandiri, dan Tunas Mandiri. 
2.  Total laba anak perusahaan membaik, mencapai Rp 936 miliar atau hampir Rp 1 triliun. Pertumbuhan laba hanya dari anak perusahaan mencapai 36,5 persen year on year
3. Laba perseroan juga didorong kinerja positif dalam penyaluran kredit. Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit sebesar 26,6 persen menjadi Rp 350,4 triliun pada kuartal II 2012.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini bicara mengenai keluhan pelanggan yang disampaikan melalui media sosial atau medsos. Zulkifli mengatakan, jumlah pelanggan PLN saat ini mencapai 76,6 juta pelanggan.

Jadi, kata dia, jika ada 5-10 pelanggan menyampaikan keluhan di media sosial, jumlah tersebut berasal dari 76,6 juta.

"Kami setiap detik 24 jam sehari, 7 hari seminggu mesti melayani 76,6 juta pelanggan. Jadi bapak ibu sekalian kalau di medsos ada 5 komplain-10 komplain, itu 5 komplain-10 komplain dari 76,6 juta pelanggan," katanya dalam diskusi online, Rabu (12/8/2020).

Pihaknya tidak mencoba bertahan atas keluhan tersebut. Namun, Zulkifli bilang, pelanggannya luar biasa besar dan keluhan itu ia terima dengan lapang dada.

"Kami tidak defensif. Tapi ingin mengatakan bahwa jumlah pelanggan kami luar biasa besarnya. Sehingga, kemungkinan ada beberapa pelanggan yang tidak puas dan menyampaikan ketidakpuasannya di medsos. Kami terima lapang dada karena kami tahu 76 juta yang lain tidak komplain," paparnya.

Sementara itu, Zulkifli menuturkan, tak banyak perusahaan yang memiliki pelanggan seperti PLN.

"Tidak banyak perusahaan yang punya pelanggan sebesar 76,6 juta, tidak banyak, sangat sedikit," terangnya.



Simak Video "Tagihan Listrik Naik, PLN: Bayar Bisa Dicicil"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)